Daerah

SGC Terus Cemari Lingkungan dan Abaikan CSR, Warga Ancam Blokir Jalan Lintas Timur

Puluhan massa gelar aksi di Pemkab Tulangbawang/MR

MENGGALA – Puluhan masyarakat sambangi kantor Bupati Tulangbawang, menuntut untuk segera mengambil sikap tegas terhadap PT. Sugar Group Companies (SGC), yang telah melakukan pembakaran lahan tebu, sehingga menyebabkan polusi udara dan gangguan kesehatan.

Selain itu, massa juga meminta bupati mengusut aliran dana CSR (Corporate Social Responsibility) yang tak pernah sampai ke masyarakat. Padahal perusahaan gula tersebut telah berdiri selama puluhan tahun.

Koordinator aksi massa, Gunawan, mengatakan jika sisi kemanusiaan SGC terhadap masyarakat se-Tulangbawang telah hilang akibat pembakaran tebu. Masyarakat juga harus menanggung berbagai gangguan kesehatan karena debu yang dihasilkan dari pembakaran cemari pemukiman warga.

Baca Juga:  Bupati Winarti Bakal Kucurkan 20 Juta Untuk 151 Organisasi Pengajian

“Panen tebu dengan cara dibakar memang telah dilakukan oleh SGC sejak lama. Meski berkali-kali dilaporkan, namun herannya sampai sekarang tidak ditanggapi oleh pemkab,. Ada apa ini kok laporan atau keluhan masyarakat tidak digubris,” tegas Gunawan, Kamis (9/8).

“Debu hitam hasil dari pembakaran lahan tebu juga cemari sumur dan kotori rumah warga. Sementara semua kebutuhan rumah tangga menggantungkan air dari sumur. Gimana mau sehat jika keseharian warga minum dari air yang telah terkontamidasi oleh debu tebu SGC,” ungkapnya.

Kesewenangan SGC, terhadap masyarakat Tulangbawang, sambung Gunawan, tidak hanya sebatas itu. SGC diketahui tidak pernah mengeluarkan dana CRS, padahal CSR peruntukanya untuk kepentingan masyarakat.

Baca Juga:  PPATK Diminta Telisik Aliran Dana PT SGC

“Mana bentuk perhatian sosial perusahaan terhadap masyarakat. Sampai sekarang pihak SGC tidak pernah berikan CSR, kalaupun diberikan mana bentuk CSR-nya,” kesalnya.

Pihaknya memint,a pemkab segera menghentikan kegiatan pembakaran tebu serta menjelaskan secara detail  miliaran dana CSR SGC.

“Kami kasih waktu satu minggu harus sudah ada kesimpulan dari pemkab. Jika tidak kami akan lakukan aksi besar-besaran dan memblokir jalan lintas timur, agar persoalan ini diambil alih pemerintah pusat,” ancamnya.

Ditempat yang sama, Asisiten Bidang Pemerintahan Tulangbawang, Achmad Suharyo, menjelaskan, pemkab telah membahas soal pembakaran lahan tebu, CSR dan HGU PT. SGC.

“Persoalan ini sudah kami bahas internal dan hari ini apapun aspirasi yang di sampaikan oleh kawan-kawan kami akomodir, dan segera kami keluarkan rekomondasi agar SGC hentikan pembakaran,” pungkasnya.(MR)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top