Iklan
Bandar Lampung

Seteru Masalah Pelantikan , BKD Tetap Akui Surat Yusuf Kohar Tak Sesuai

Rapat Dengar Pendapat (Haering) DPRD bersama BKD Kota Bandar Lampung/AJ

BANDAR LAMPUNG – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung, mengakui, bahwa pengangkatan sejumlah pejabat eselon II yang dilakukan Pelaksana Tugas (Plt) Walikota M Yusuf Kohar, tidak sesuai dengan ketuntuan yang berlaku.

Hal tersebut dikatakan Sekertaris BKD Bandar Lampung Wakidi, saat menghadiri Rapat Dengar Pendapat (Haering) dengan DPRD setempat, diruang kerja Komisi I, kamis (5/7).

“BKD tidak pernah menyatakan SPT itu palsu, yang menyatakan palsu beliau sendiri. Kami hanya menyatakan dasar hukum, persyaratan dan prosedur tidak sesuai. Ini contoh surat perintah tugas harus ditandatangani walikota, sekda, asisten,” ujar Wakidi seraya menunjukkan contoh surat ke anggota dewan yang hadir.

Baca Juga:  HUT Lampung ke-54, Diawali Sidang Paripurna Istimewa

Bahkan, lanjut pria akrab disapa Wakidi itu mengatakan, bahwa sejumlah nomor surat tersebut tidak teregistrasi di BKD.

“Surat tersebut tidak teregistrasi, tidak ada SPT yang dikeluarkan dengan nama yang dimaksud di buku catatan kami. Ini pernah dibahas di ruang Pak Sekda, mana yang sesuai BKN mana yang bukan,” ungkapnya.

Sementara Kabid Mutasi BKD, Ronald, mengakui jika surat tersebut dikonsep dan dibuat oleh BKD.

“Konsep kami yang menyiapkan, kami diminta membuat daftar nama-nama yang akan diangkat. Kami sudah memberitahukan bahwa daftar tersebut tidak memenuhi aturan. Kami tetap buat tanpa adanya paraf, akhirnya SPT tersebut ditandatangani sendiri oleh beliau (Yusuf Kohar). Nomornya ada tapi tidak tertulis untuk siapa,” tandasnya.

Baca Juga:  Gubernur Ridho Wujudkan Mimpi Masyarakat Lampung Miliki Observatorium Teropong Bintang

Diketahui, dalam hearing tersebut dipimpin Ketua Komisi I Numan Abdi, dihadiri Ketua DPRD Wiyadi, anggota komisi Barlian Mansyur, Muchlas E Bastari, Sekretaris BKD Wakidi, Kabid Mutasi Ronald, dan Kabid Pengembangan Aparatur Sueb Nurdin.(AJ)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top