Iklan
Modus

Senjata Api Kasus Peluru Nyasar di UBL Diduga Untuk Diperjualbelikan

Ketua Presidium IPW Neta S Pane/Net

BANDAR LAMPUNG – Indonesia Police Watch (IPW) menaruh curiga terhadap alasan keberadaan senjata api (senpi) dalam kasus peluru nyasar yang disebut kepolisian tidak sengaja meletus di Kampus Universitas Bandar Lampung (UBL) pada Sabtu (10/8) lalu.

Kecurigaan Ketua Presidium IPW Neta S Pane, muncul ketika dia menggambarkan proses jual beli barang. Upaya mengutak-atik senpi yang dilakukan oknum Brigadir PJ dinilai dia sebagai langkah untuk mengecek senpi tersebut berfungsi atau tidak.

“Kan kalau kita beli barang, kan kita coba dulu. Itu mungkin dia sedang mencoba. Dia kira pelurunya nggak ada atau gimana, sehingga meletus. Bisa jadi ada jual beli di sana,” ujarnya, Selasa (13/8) kemarin.

Baca Juga:  Pemandu Lagu Cantik di Banjar Margo Diringkus Polisi

Jika benar demikian, ujar Neta S Pane, maka oknum Bripka D dapat dikategorikan sebagai penjual senpi ilegal. Karena, sambung dia, fakta yang beredar oknum Bripka D disebut sempat melarikan diri dari tempat kejadian perkara hingga akhirnya diamankan.

“Kita meminta itu ditelusuri lebih intens lagi. Dari sini terlihat ada sindikat perdagangan senpi. Ini ironis karena dalam rangkaian kejadian itu melibatkan oknum polisi,” terangnya.

IPW melihat tingkat kriminalitas di Provinsi Lampung cukup tinggi. Selain itu, provinsi dengan ibukota Bandar Lampung itu dinilai berkaitan dengan jaringan teroris

“Karena dari pantauan kami, angka kriminal dan kekerasan di Lampung cukup tinggi dan juga peredaran senjata ilegal cukup tinggi. Pertanyaannya kemudian, apakah senpi dalam kasus peluru nyasar ada kaitan ke jaringan teroris atau mau dibawa ke dalam jaringan teroris?,” tandasnya.

Baca Juga:  Polisi Limpahkan Tersangka Pembunuh Ayah Kandung ke Kejaksaan

Ia berharap, Polda Lampung segera melakukan operasi sapu jagad untuk menyisir keberadaan senjata ilegal.

“Berangkat dari kasus ini, Polda Lampung harus melakukan operasi sapu jagad. Untuk memberantas peredaran senjata ilegal,” imbuhnya.(LS/KTS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top