Iklan
Politik

Selling Point Rakernas Bravo-5: Buru Elektabilitas, Strategi Cadas, Menang Cerdas

Tampak Ketua Bravo-5 Lampung Andi Desfiandi memandu salah satu sesi pemaparan Rakernas I Bravo-5, Minggu (9/12)/Bravo-5

JAKARTA – Sebagai sayap pemenangan yang dikenal ‘klandestin’, langgam kerja-kerja riil pemenangan terklasterisasi baik pemilihan isu maupun konsentrasi teritorial oleh Bravo-5, dengan ‘menjual’ capaian program pembangunan nasional pemerintahan Kabinet Kerja Jokowi-JK kurun 2015-2018, tak cukup dilakukan dengan modalitas politik terukur.

Demi tak tergerusnya elektabilitas dan terus terjaganya sentimen positif elektoral petahana, Bravo-5 harus terdepan ambil bagian memberi demarkasi setegas-tegasnya, dalam strategi politik pemenangan capres-cawapres RI 2019-2024 nomor urut 01, Ir. H. Joko Widodo – Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin, M.A (Jokowi-Ma’ruf).

Baik dalam purwarupa penggalangan dukungan rakyat, manajemen kontra-isu kubu penantang, Prabowo Subianto -Sandiaga Salahuddin Uno (Prabowo-Sandi) maupun proxy war kekuatan asing yang kini ditengara mulai terang-benderang bermanuver sporadik-terbuka menyerang capres petahana.

Demikian rangkuman pendapat relawan Bravo-5 yang berhasil dihimpun redaksi, Minggu (9/12) malam, merespons ragam bahasan isu strategis sidang hari kedua Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Bravo-5 di Hotel Golden Boutique, Kemayoran, Jakarta, sepanjang hari kemarin.

Ketua Bravo-5 Tanggamus, Lampung, Arief Budiman Paksi, mencermati marak aksi misinformasi dan disinformasi capaian program pembangunan nasional era Jokowi-JK, yang moncer dimanipulasi pihak-pihak tertentu justru untuk memukul balik portofolio elektabilitas dan profiling politik Jokowi.

Baca Juga:  Mengintip Gerilya Bravo 5 Eropa dan Inggris Raya Menangkan Capres #01

“Ini saya lihat cukup TSM, terstruktur, sistematis, dan masif. Ada upaya kapitalisasi atas misinformasi dan disinformasi tersebut. Dan ini lampu kuning bagi kita, bahaya, jika tidak disikapi dengan strategi khusus. Harus cadas!” ujar Arief, menanggapi.

Pengusaha yang juga politisi muda Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini berharap, Rakernas Bravo-5 mampu menelurkan rekomendasi penting terkait strategi khusus dimaksud. “Ini jawaban atas titah politik Jokowi, ayo blusukan, tidak asal blusukan. Dari pintu ke pintu, awas salah pintu. Dari kampung ke kampung, awas malah tersesat di kampung itu,” ucapnya memberi ilustrasi.

Sisi lain, kata kunci keberpihakan terhadap kepentingan hajat hidup orang banyak, pencapaian tujuan bernegara –melindungi segenap rakyat dan tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut serta menjaga ketertiban dunia berdasarkan perdamaian abadi dan keadilan sosial, sebagaimana amanat konstitusi UUD 1945 yang dicirikan pemerintahan Jokowi lewat kerja-nyata pemenuhan janji Nawacita, mesti ‘dibakukan’ dalam 744 bahasa ibu.

Menurut Kepala Satgas Opini Publik Wakil Ketua II Bravo-5 Lampung Muzzamil, modalitas 744 etnis yang hidup subsisten di Negara Kesatuan RI, akan lebih mudah menjamahnya dengan sentuhan bahasa ibu.

Baca Juga:  Relawan Grojok Siap Menangkan Jokowi Satu Periode Lagi

“Jangan remehkan bahasa ibu. Pengalaman kampanyekan calon kepala daerah musim pilkada langsung sejak 2005 silam, lebih mudah dicerna rakyat menyampaikan keniscayaan program yang telah dan yang akan dilanjutkan dibangun, serta kemustahilan program yang bisa dibangun kurun siklus periodisasi kepemerintahan lima tahun, lewat selebaran, pamflet berbahasa daerah, misalnya,” kata dia, mengusulkan.

 

Itu baru satu contoh. “Sebelum melangkah ke perkuatan pembekalan saksi, mempersenjatai rakyat calon pemilih hingga akhir masa kampanye 13 April 2019 dengan literasi politik yang fun dan digital-kreatif, hemat saya juga efektif meredam bombardir serbuan sampah demokrasi liberal ini, macam hoax, fake news, hate speech, dan lainnya,” tambah Muzzamil.

Pidato Ketua Umum DPP Bravo-5 Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi didampingi Ketua Dewan Pembina Bravo-5 Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan saat pembukaan Rakernas I Bravo-5, di Hotel Golden Boutique, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (8/12) malam/M. Endi Saputra Hasibuan/Bravo-5.

“Seperti halnya supertim Bravo-5, jika ada yang nyinyir Bro Erick dkk kedodoran, saya justru melihat langkah Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf sudah tepat. Fokus satu titik. Menang cerdas. Go ahead,” jelas pria asal Pringsewu, Lampung itu.

Hari kedua Rakernas diikuti 34 DPD, 12 organ sayap, dan 26 delegasi diaspora relawan besutan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan ini, kemarin, diisi sesi pembekalan dari Ketua DPP Cakra 19 Andi Widjajanto, dan Ketua TKN Koalisi Indonesia Kerja (KIK) Jokowi-Ma’ruf, Erick Thohir.

Baca Juga:  Calon Presiden Prabowo Subianto Dipastikan Hadir di Deklarasi Dukungan 3.000 Ulama se-Lampung

Menarik, materi khusus Membangun Kembali Kejayaan Maritim Indonesia dipaparkan Wakil Ketua Dewan Pengarah TKN-KIK Laksamana TNI (Purn) Marsetio, dimoderatori Ketua Bravo-5 Lampung Andi Desfiandi.

Berikutnya, pemaparan materi Deputi Operasi oleh Waketum DPP Bravo-5 Letjen TNI (Purn) Suaidi Marasabessy, presentasi Divisi Perempuan oleh Nia Sjarifuddin, dan Divisi Milenial oleh Donny Gahral Adian, sidang kelompok diskusi, pleno, dan rekomendasi.

Tercatat, Ketua Bravo-5 Lampung Andi Desfiandi juga memandu sesi presentasi Divisi Milenial, serta bertindak memimpin sidang komisi B.

Sidang Rakernas ditutup oleh Ketum DPP Bravo-5 Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi, didampingi ketua panitia Mayjen TNI (Purn) Heriyono Harsoyo.

Hari ini, Senin (10/12/2018) ba’da Magrib, capres Jokowi diagendakan hadir menutup rakernas sekaligus memberi pembekalan dan arahan politik, serta menyematkan tanda Gema Bravo-5, di Ballroom Putri
Putri Duyung Cottage & Convention Hall, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara.(LS/MZl)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top