Modus

Selebaran Isnan Cs Mengandung Unsur Penghinaan

Para terduga pelaku penyebaran kampanye hitma, Isnan Subkhi, Riandes Priantara, dan Framdika Firmanda/AR

LAMPUNG TIMUR – Saksi Ahli Edy Rifai, dalam kesaksiannya di persidangan menyatakan bahwa selebaran yang dibagikan oleh Isnan Cs tersebut berisikan unsur penghinaan dan fitnah terhadap seseorang.

“Berdasarkan keterangan dari ahli bahasa bahwa selebaran itu memiliki unsur penghinaan  dan fitnah. Semua harus dibuktikan terlebih dahulu. Kalau tidak bisa dibuktikan, maka bisa dipidana,” kata Edy, Kamis (7/6).

Setiap orang yang menghina bisa dikenakan tindak pidana atau tindak pidana pemilu saat dilakukan masa kampanye. Karena berdasarkan pasal 69 tentang kampanye, pelaku bisa dikategorikan paslon, parpol gabungan, tim sukses, perseorangan atau sukarelawan .

Baca Juga:  Pengedar Uang Palsu Kesengsem Mobile Legend Diancam 9 Tahun Penjara

“Intinya setiap orang atau siapa saja dalam hal ni menghina dan sebagainya bisa terkena tindak pidana pemilu. Karena perorangan atau sukarelawan bisa tergabung dalam kegiatan pembagian bahan kampanye,” ungkapnya.

Saat disinggung, salah satu penasehat hukum Isnan Cs, apakah selebaran tersebut masuk dalam bahan kampanye, ia berpendapat bahwa selebaran masuk dalam bagian kampanye. Karena sebagai bentuk sosialisasi para calon gubernur – wakil gubernur melalui alat peraga kampanye (APK) bisa melalui banner, brosur atau prayer yang berisi  visi misi dan mengajak masyarakat untuk memilihnya.

“tapi kalau isi selebaran malah sebaliknya, maka ini sebagai kampanye hitam yang sudah menjadi bahasa keseharian masyarakat,” tegasnya.(LS/DD)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top