Bandar Lampung

Selama Nataru Truk Dilarang Melintas di Jalur Dalam Kota

Selama Nataru Truk Dilarang Melintas di Jalur Dalam Kota/Ilustrasi

BANDAR LAMPUNG – Sepanjang arus mudik libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru), pihak Satlantas Polresta Bandar Lampung melarang kendaraan bertonase besar melintas di jalur dalam kota.

Hal ini diberlakukan guna mencegah terjadinya penumpukan volume kendaraan di setiap titik jalur rawan kemacetan seperti pusat perbelanjaan serta hiburan yang ada di Kota Bandarlampung.

Aparat satuan lalu lintas Polresta Bandar Lampung mulai memberlakukan pelarangan bagi kendaraan bertonase besar untuk melintas di sepanjang jalur dalam kota.

Hal itu terpantau sejak Minggu (22/23) sore. Terlihat arus lalu lintas di sepanjang jalan protokol Radin Inten hingga jalan RA Kartini Kota Bandarlampung lenggang serta bebas dari kendaraan bertonase besar.

Baca Juga:  Pembatasan Sosial Skala Besar di Lampung Mulai Dikaji

Pemberlakuan larangan bagi kendaraan bertonase besar ini dilakukan Satlantas Polresta Bandarlampung guna mencegah terjadinya penumpukan volume kendaraan saat menjelang arus mudik libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

“Dalam pelaksanan pengamanan arus lalu lintas di sepanjang titik rawan kemacetan, pihak Satlantas Polresta Bandarlampung mendirikan pos pengamanan jalur kendaraan yang berada di delapan titik di pusat kota maupun di daerah perbatasan,” kata Wakasat Lantas Polresta Bandar Lampung, AKP M Rohmawan.

Dia menegaskan, larangan bagi kendaraan bertonase besar mulai diberlakukan sejak minggu malam hingga pascaperayaan malam tahun baru atau tepatnya 3 Januari 2020.

Satlantas polresta Bandar Lampung sedikitnya menerjunkan 106 personil lalu lintas untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan kendaraan di sepanjang jalur menuju taman hiburan rakyat serta pusat perbelanjaan yang paling banyak didominasi oleh pengunjung dari luar kota.(TOM)

Baca Juga:  Polresta Bandar Lampung Mulai Usut Dugaan Korupsi Dinas PUPR Lampung
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top