Politik

Setelah Charta Politika, SMRC Tempatkan Ridho Bachtiar Posisi Teratas

Direktur Program SMRC Sirojudin Abbas, saat menggelar jumpa pers hasil survei, di Hotel Emersia, Bandar Lampung (Suluh)

BANDARLAMPUNG – Lembaga Survei Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC), menempatkan Ridho-Bachtiar di posisi teratas dalam hasil surveinya, dengan mendapat dukungan 35,6%, kemudian Herman HN-Sutono 23,6%, Arinal Djunaidi-Chusnunia 14,6% dan Mustafa-Ahmad Jajuli 13,8%, sedangkan 12,4% masih mengambang.

Hasil survei ini dirilis SMRC di Hotel Emersia, Minggu malam (25/3). Dengan posisi ini berarti dua lembaga suvei (SMRC dan Charta Politika) menempatkan Ridho-Bachtiar di posisi teratas.

Sebelumnya Charta Politika mengumumkan Ridho-Bachtiar unggul dibanding calon lain pada Selasa (20/3) di Hotel Horison Bandar Lampung.

Hasil survei SRMC lainnya, Ridho menjadi top of mind dengan persentase 21,4%, disusul Herman HN 17%, Mustafa 9.7% dan Arinal 7,8%.

Baca Juga:  Sikapi Survei SMRC, TKN Jokowi-Ma’ruf: Waspadai Delegitimasi Pemilu

Meski secara spontan, masih ada 42,5% pemilih belum menyebutkan calon yang mau dipilih, namun Muhammad Ridho Ficardo, mendapat dukungan terbanyak.

Top of mind sendiri merupakan dukungan spontan dari responden tanpa disodorkan nama-nama yang akan bertarung di Pilkada. Responden menjawab spontan nama Muhammad Ridho Ficardo.

Dalam 5 bulan, dukungan spontan kepada Muhammad Ridho Ficardo naik 4,1%, sedangkan Herman HN naik 2,4%, Arinal Djunaidi naik paling tinggi 6,5%, sementara Mustafa turun 2,7%.

SMRC juga merilis dalam lima bulan, yakni Oktober 2017 hingga Maret 2018, dukungan kepada Muhammad Ridho Ficardo (yang posisinya tertinggi) tak begitu banyak berubah.
Diikuti Herman HN, sementara Mustafa turun cukup besar, yakni 9,79% dan Arinal naik paling tinggi 9,2%.

Baca Juga:  Program Ridho Bachtiar Hasilkan Varietas Padi Unggulan

Posisi itu dipandang membuat pasangan Ridho-Bachtiar makin sulit dikejar terutama karena persentase hasil survei yang cukup jauh.

Sejumlah variable turut mengkondisikan posisi Ridho-Bachtiar yang sulit dikejar paslon lain. Jika mengacu hasil Charta Politika Indonesia diperoleh 47,6% pemilih Ridho-Bachtiar sudah mantap.

Sedangkan yang masih mungkin berubah 40,4%, dan 12 persen menyatakan tidak tahu atau tidak manjawab. Namun dari hasil Charta juga diperoleh bahwa pemilih akan berubah sikap dengan melihat visi, misi dan program kerja yang ditawarkan paslon yang lebih menarik, alasan itu mencapai 64,9% akan mengubah sikapnya jika melihat program kerja yang paslon.

Pakar politik Unila Budi Harjo, mengatakan, program kerja yang ditawarkan Ridho-Bachtiar justeru terbaik dibanding paslon lain. Ini dibuktikan dari sejumlah program kerja Ridho yang berhasil mendapatkan perhatian masyarakat. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top