Pendidikan

Sekolah Menanti Petunjuk Teknis Terkait Penghapusan Ujian Nasional

Ketua MKKS SMK Negeri Bandar Lampung, Edy Harjito/Suluh/JO

BANDAR LAMPUNG – Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Pendidikan Tinggi akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter mulai tahun 2021 mendatang.

Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter dilaksanakan di tengah jenjang bukan di akhir tahun sekolah.

Ujian akan dilakukan saat kelas 4 SD, kelas 8 SMP dan kelas 11 SMA. Hal ini untuk memungkinkan pihak sekolah memperbaiki kualitas anak didik sebelum lulus.

Wacana Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Pendidikan Tinggi diterima baik oleh siswa, selama ini ujian nasional dipandang sebagai momok bagi sebagian pelajar.

Salah satu siswi SMK Negeri 1 Bandar Lampung, Nabila, merasa khawatir apabila nilai rata rata ijazahnya kecil dalam ujian nasional.

Baca Juga:  ICOPE 2019 Jembatani Dosen hingga Mahasiswa di Revolusi Industri 4.0

“Yah masih takut aja, seperti apa teknisnya, bahkan saat akan menghadapi ujian nasional, saya harus mengambil les tambahan,” ujar Nabila, Kamis (12/12).

Sementara itu, Ketua MKKS SMK Negeri Bandar Lampung, Edy Harjito menyambut baik penghapusan ujian nasional.

“Penghapusan ujian nasional sudah melalui kajian dan bertujuan meningkatkan mutu pendidikan,” ujar Edy.

Pihak sekolah juga mengimbau orang tua siswa tetap tenang sembari menanti petunjuk teknis, terkait implementasi asesmen kompetensi minimum dan survei karakter di sekolah.(JO)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top