Iklan
Daerah

Sekjen Kemendagri Imbau Pemprov Tunjuk Juru Bicara di Lingkungan Pemerintah Daerah

Pertemuan Pejabat Kehumasan Tahun 2019, di Ruang Rapat Utama Lantai 3 Gedung A Kementerian Dalam Negeri Jakarta/LS

JAKARTA – Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Hadi Prabowo mengimbau Pemerintah Daerah segera menunjuk Juru Bicara (Jubir), di Lingkungan Pemerintah Daerah, menyusul adanya Surat Edaran Mendagri Nomor 480/3502/SJ dan 480/3503/SJ tentang Penunjukkan Juru Bicara di Lingkungan Pemerintah Daerah.

Hal tersebut diutarakan Hadi Prabowo dalam Pertemuan Pejabat Kehumasan Tahun 2019, di Ruang Rapat Utama Lantai 3 Gedung A Kementerian Dalam Negeri Jakarta, Jumat (17/5).

Acara tersebut dihadiri seluruh perwakilan pejabat Humas dari tiap-tiap provinsi di Indonesia.

Menurut Hadi, surat edaran Mendagri tersebut merupakan tindak lanjut dan penguatan Permendagri Nomor 13 Tahun 2011 pada Pasal 6 yang berisikan bahwa setiap daerah harus membentuk atau menetapkan juru bicara di lingkungan Pemerintah Daerah.

Baca Juga:  Minta Perpanjangan, Pemkab Mesuji Kaji HGU PT. ALP

“Saya berpesan terkait penunjukan dan penetapan juru bicara itu harus kepada orang yang memang benar-benar berkompeten dan sebaiknya itu dari Kepala Biro Humas dan Protokol ataupun setara Kepala Bagian Humas di tingkat Provinsi ataupun Kabupaten,” ujar Hadi.

Meskipun begitu, lanjut Hadi, kalaupun Karo Humas atau Kabag Humas belum mampu secara kompetensi dan pengetahuan untuk menjadi juru bicara, maka tidak apa apa untuk menunjuk orang lain, terlepas apapun jabatan yang diembannya.

Menurut Hadi Prabowo, penunjukkan dan penetapan juru bicara di Lingkungan Pemerintah Daerah didasarkan atas kebebasan dan keterbukaan informasi pada era modern saat ini. Sehingga Juru Bicara yang telah ditetapkan harus responsif dan proaktif memantau seluruh pergerakan media informasi dan persepsi masyarakat terkait kinerja Pemerintah Daerah.

Baca Juga:  Lantik Pejabat Eselon II dan III, Pejabat Baru Diminta Wujudkan 55 Program Asik

“Oleh karena itu, juru bicara harus dapat berkomunikasi dua arah yakni selain dapat memberikan informasi aktual kepada masyarakat, juru bicara juga harus dapat mendengarkan segala bentuk respon baik positif maupun negatif dari masyarakat itu sendiri,” pungkas Hadi.(LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top