Daerah

Sekdes Tubohan Terindikasi Penyelewengan Dana Desa

Kepala Desa Tubohan, Muhyidin/ARI

OKU – Dugaan penyelewengan Dana Desa (DD) yang disalurkan pemerintah pusat bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kembali terendus di Pemerintah Desa (Pemdes) Tubohan, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Hal ini dibuktikan dengan ditemukan sejumlah pembangunan yang mandek hingga saat ini.

“Iya, memang benar ada salah satu pembangunan jalan yang kita kerjakan pada tahap II belum selesai (mandek) karena dananya sudah habis terpakai,” kata Kepala Desa Tubohan, Muhyidin, saat ditemui di rumahnya di Desa Tubohan, Senin (15/1).

Dia mengaku, pembangunan jalan tersebut dikelola oleh Frans selaku Sekretaris Desa (Sekdes) tanpa diketahui secara pasti penggunaan anggarannya.

Baca Juga:  Pemkab Lambar Evaluasi Peran TP4D Guna Pencegahan Tindak Pidana Korupsi

Akibatnya Pemdes Tubohan terhutang sebesar Rp10.000.000, seharusnya dana anggaran untuk pembangunan jalan sudah terealisasi sesuai dengan perencanaan.

“Gara-gara kerjaan Sekdes akhirnya menimbulkan masalah. Bahkan dia (Sekdes) telah membuat surat pernyataan tertulis mengundurkan diri dari jabatan dan tindakan ini seolah-olah ingin lepas dari tanggung jawab,” terangnya.

Selain itu, masih kata Kades, pada tahun 2017 dianggarkan sejumlah dana untuk media massa yang dikelola Sekdes.

“Sedangkan kita tidak pernah terima laporan berapa jumlah media massa berlangganan yang harus dibayar,” beber Kades.

“Dana anggaran diambil melalui Bendahara Desa, saat kita tanyakan dengan Sekdes dia mengaku semuanya sudah beres tapi kenyataannya masih ada yang terhutang untuk pembayaran media massa,” jelasnya lagi.

Baca Juga:  Mahasiswa Pecinta Alam Gelar Lomba Lintas Wisata

Di tempat terpisah, Bendahara Desa Tubohan, Erwin, membenarkan jika Dana Desa Tahap I dan II Tahun anggaran 2017 sudah habis. “Tidak ada lagi sepeser pun dana desa baik itu ADD maupun DD,” katanya singkat.(RI)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top