Daerah

Sejumlah Warga Desa Karang Anyar Tak Masuk Program PKH

Program Keluarga Harapan /Ilustrasi

GEDONGTATAAN – Sejumlah warga di Pesawaran, pertanyakan pendistribusian Program Keluarga Harapan (PKH), diantaranya adalah Sulastri, warga Desa Karang Anyar, Kecamatan Gedongtataan.

Sulastri mengaku, dirinya telah terdata ke dalam program PKH, namun ia tidak pernah mendapatkan bantuan tersebut.

“Tahunya itu beberapa waktu lalu, saya bersama dengan enam warga disini datang ke kecamatan, disana ada pihak bank yang ditunjuk menyalurkan PKH. Mereka bilang saya dan enam warga lainnya ada namanya di PKH, tapi dari dulu saya tidak pernah terima,” ungkapnya, Rabu (17/7).

Akibatnya, ia tidak bisa mendapatkan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

“Yang tidak dapat PKH kan dapat BPNT, nah kami tidak bisa dapat program (BPNT) itu juga karena nama kami ada didalam data penerima PKH, sedangkan kami tidak pernah terima itu,” tambahnya.

Baca Juga:  53 Siswa PKH Lampung Daftar Bidik Misi

“Padahal kalau dibilang punya anak sekolah, kami juga punya anak yang sedang bersekolah, tapi kok tidak pernah dapat ya,” timpalnya.

Hal senada juga dikatakan salah satu warga Desa Wiyono, Kecamatan Gedongtataan.

“Tidak tahu mas, kemarin nama saya ada didata penerima PKH, tapi saya tidak pernah dapat,” katanya

Ia pun merasa bingung dengan kondisi tersebut.

“Nama saya ada, tapi kok tidak pernah dapat ya,” tutupnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua PKH Kabupaten Pesawaran Iskar menghimbau masyarakat yang tercatat  sebagai penerima PKH namun tidak pernah menerima realisasinya untuk segera melapor.

Iskar mengatakan bahwa dirinya telah menerima beberapa pengaduan masyarakat terkait persoalan tersebut.

“Saya minta masyarakat yang mendengar bahwa namanya tercatat sebagai anggota PKH namun tidak pernah menerima dananya untuk melapor ke kantor,” ujarnya, melalui sambungan telepon, Rabu (17/7).

Baca Juga:  AKHI Lampung Sosialisasi Kesehatan Calhaj

“Masyarakat  yang mengadukan persoalan seperti ini sudah kedua kalinya sebelumnya warga Desa Wiyono sudah melapor,” tambahnya.

Menurutnya untuk meluruskan persoalan tersebut dirinya berencana untuk membawa warga untuk mengecek langsung ke Bank.

“Kalau bisa masyarakat datang ke Dinsos nanti sama saya ke bank biar kita cek sama sama,”ungkapnya. (MH/PS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top