Modus

Sejumlah Anggota DPRD Lampung Tengah Terindikasi Terima Suap 95 Miliar

SPN Polda Lampung/Net

BANDAR LAMPUNG – Hari kelima pemeriksaan terhadap anggota dewan Lampung Tengah dan rekanan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Kemiling, Bandar Lampung, terus berjalan.

Pemeriksaan yang dilakukan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini guna mengetahui aliran fee proyek dalam pengesahan APBD Lampung Tengah tahun 2018, di lingkungan pimpinan DPRD sebesar Rp95 miliar.

Dari keterangan salah satu anggota DPRD Lampung Tengah, Slamet Anwar, penyidik memberikan 15 pertanyaan terhadap dirinya.

Meski begitu, pria yang diketahui salah satu anggota Komisi IV ini enggan memberikan komentar terkait sejumlah anggota dewan yang telah menerima aliran dana fee proyek dalam pengesahan APBD Lampung Tengah tahun 2018.

Baca Juga:  Yustin Ridho Ficardo Terima Penghargaan Tokoh Sosial 2018

“Kalau itu saya tidak tahu,” singkat Slamet, di SPN Polda Lampung, Jumat (15/2).

Diketahui, memasuki hari kelima pemeriksan, total ada 37 anggota DPRD Lampung Tengah dan 7 rekanan atau pihak swasta yang dipanggil penyidik KPK.

Sebelumnya, dalam kasus pengembangan APBD Lampung Tengah tahun 2018, KPK telah menetapkan 7 orang menjadi tersangka diantaranya, mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa dan dua orang miliader Lampung yakni Budi dan Simon.(TS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top