Bandar Lampung

Segera Selesai, Harapan Ismail Zulkarnain untuk Asrama Ponpes Riyadhus Sholihin

Pimpinan Ponpes Yatim Piatu dan Dhuafa Tahfidzul Qur’an Riyadhus Sholihin KH Ismail Zulkarnaen, di depan gedung asrama santri yatim (putra) binaannya. Foto koleksi pribadi unggahannya, Sabtu (21/12/2019). | Facebook

BANDAR LAMPUNG — KH Ismail Zulkarnain, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Yatim Piatu dan Dhuafa Tahfidzul Qur’an Riyadhus Sholihin Bandarlampung, berharap proses pembangunan gedung lima lantai asrama santri putra binaannya bisa segera selesai, maksimal akhir Januari 2020 mendatang.

Ismail, atau biasa disapa Abah oleh segenap santriwan-santriwatinya itu, terpantau takzim mengunggah harapan itu disertai fotonya berlatar gedung baru itu lewat akun media sosialnya, Sabtu (21/12/2019) pukul 12.04 WIB, pekan lalu.

Penelusuran redaksi, Sabtu (28/12/2019) meski tengah dalam proses penyelesaian, gedung itu terlihat ornamentik nun megah. Gedung ini bakal pula jadi saksi bisu gelaran takzim zikir akbar dan istighotsah inisiatif Ismail untuk mengisi malam pergantian tahun 2019, Selasa (31/12/2019), hari ini.

Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren Kota Bandarlampung ini mengaku, ia sudah tak sabar. “Rasanya tidak sabar untuk menempati asrama yatim putra 5 lantai Ponpes Riyadhus Sholhin penghapal Al Qur’an. Ya Alloh semoga akhir Januari (2020) ini semua finishing bisa selesai,” tulisnya berharap.

Baca Juga:  Heboh….!! Pria Lompat Dari Gedung Transmart Lampung

Memuji kebesaran Allah SWT, ia bermunajat. “Impianku ingin mempunyai asrama yatim sekelas hotel, dengan kekuasaan-Mu ya Alloh, kini sudah hampir jadi. Allohuakbar, Allohuakbar, Allohuakbar, Engkau Maha Kaya. Bismillah indahnya membahagiakan para yatimku. Bravo Riyadhus Sholihin,” tulis dia.

Asal tahu, selain tahfidz Qur’an, rerata dari ratusan santri ponpes di bilangan Kompleks Villa Mas, Jl dr Harun 2 Gang Agus Salim 1, Kelurahan Kotabaru, Tanjungkarang Timur, Bandarlampung itu pun memiliki prestasi akademik membanggakan di jenjang sekolah masing-masing, juga olah seni dan olahraga.

Melalui jejaring Facebook dan Instagram, Ismail acap berbagi kabar perkembangan prestasi anak-anak asuhnya. Seperti Adi dan Lala, peraih juara 3 pria dan juara 2 wanita Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Nasional dan Internasional Lampung Berjaya Open 2019 di GOR Sumpah Pemuda, PKOR Way Halim Bandarlampung, 20-22 Desember 2019.

Baca Juga:  HUT Lampung ke-54 Awal Percepatan Pembangunan

Atau kemampuan tim Tari Saman para santri, terakhir dipertunjukkan saat Korem 043 Gatam menghelat tasyakuran Hari Juang TNI-AD Tahun 2019 di Makodim 0410/Kota Bandarlampung, Selasa (17/12/2019) lalu.

Puluhan santri juga ikut Pekan Olah Raga dan Seni Pondok Antar-Pesantren Tingkat Nasional (Pospenas) VIII di Jawa Barat, November lalu.

Menukangi ponpes dengan berbagai latar belakang santri yang beragam, Ismail sadar betul mereka juga setara dengan anak-anak di luar sana yang beruntung masih lengkap kedua orangtuanya.

Sehingga, sebagai satu bentuk motivasi dan penghargaan, tahun ini menjadi tahun ketiga ponpesnya berkesempatan menghadiahi santrinya berlibur ke luar kota –tahun ini ke Dunia Fantasi, Jakarta, 3-4 Oktober lalu– atas upayanya bertahap berjuang khatam Qur’an.

Alumnus MAN 1 Bandarlampung angkatan 1991 dan Universitas Bandar Lampung (UBL) angkatan 2001 kelahiran 1972 itu diketahui pula pribadi yang supel. Jejaring silaturahmi ia rajut pada siapapun minus embel-embel.

Catatan redaksi, penyuka nasi bumbu kaldu daging dan susu kambing, minyak samin dan daging kambing goreng tabur irisan kurma –nasi Kebuli ini, rajin mengunjungi teman baik dan kolega ponpesnya.

Baca Juga:  Tim Advokasi Kebebasan Berpendapat Lampung Kecam Aksi Sweeping Aparat

Sebut saja, Dankodiklat TNI-AD Letjen TNI AM Putranto, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI (Inf) Irwan Zaini, Danrem 043/Gatam Kolonel TNI (Inf) Taufik Hanafi serta danrem terdahulu, Danlanal Lampung Kolonel TNI (Mar) Amrul Adriansyah, Wakapolda Sumbar Kombespol Rudi Sumardiyanto, dan lainnya.

Jika tahun lalu, tepat H+5 tragedi tsunami Banten-Lampung pascaerupsi Gunung Anak Krakatau Selat Sunda 22 Desember 2018, ‘Abah’ Ismail dikagetkan aksi simpatik para santrinya mengumpulkan dan menyalurkan donasi kemanusiaan bagi korban tsunami, kejutan demi kejutan apa saja yang akan ia peroleh di tahun 2020 mendatang?

Kita tunggu. Postingan demi postingan akun media sosial Ismail, sepanjang tahun depan, akan membantu demi menjawabnya.(LS/Muzzamil)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top