Modus

Sebelum Tertangkap, Buronan Korupsi Kelas Kakap Alay akan Menetap di Malang

Sugiarto Wiharjo alias Alay, buronon kelas kakap atas kasus korupsi APBD Lampung Timur tahun 2008-2009, sebesar Rp108 miliar/TS/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Sugiarto Wiharjo alias Alay, buronon kelas kakap atas kasus korupsi APBD Lampung Timur tahun 2008-2009, sebesar Rp108 miliar, telah ditangkap Tim Gabungan Kejaksaan Badan Intelegent Negara serta Komisi Pemberantasan Korupsi, dari hasil pemeriksaan terhadap dirinya diketahui Alay menetap di Kota Malang.

Sekadar mengetahui, Alay yang kini berumur 63 tahun terkenal licik, dirinya sempat ditangkap pada tahun 2009 setelah melarikan diri ke Singapura dengan alasan berobat. Namun setelah itu, pada tahun 2014 Alay kembali dapat melarikan diri setelah Mahkamah Agung yang menjatuhi hukuman penjara 18 tahun.

Baca Juga:  Pelaku Ujaran Kebencian Terhadap Korban Tsunami Terancam Hukuman Penjara 6 tahun

Siang tadi, Jumat (8/2) Tim Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung yang menjemput langsung Alay di Bali tiba di kantor Kejati Lampung membawa sang buronon legendaris yang menghilang sejak 2014 lalu untuk kemudian dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IA Rajabasa dengan dikawal ketat petugas Brimob Polda Lampung.

Berdasarkan keterangan Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung, Susilo Yustinus, Alay diketahui akan menetap di Malang dengan mengubah nama menjadi Oek Hok Gie. Semasa pelarian, Alay juga kerap mengubah identitasnya.

“Atas penangkapan alay, Kejati Lampung memberikan warning untuk semua DPO segera menyerahkan diri,” tandas Susilo.(TS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top