Peristiwa

SBMI Lampung Serukan Perlindungan Buruh Migran di Malaysia

SBMI Lampung menggelar aksi damai di Tugu Adipura/Suluh/JOS

BANDAR LAMPUNG – Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Provinsi Lampung, menuntut pemerintah menjalankan Undang Undang Nomor 18 Tahun 2017,  tentang perlindungan pekerja migran Indonesia, yang selama ini dinilai hanya formalitas saja.

Berdasarkan data SBMI Lampung, banyak buruh migran asal Lampung yang menjadi korban di luar negeri.

Ketua SBMI Lampung Sukendar, menilai pemerintah belum terbuka terkait informasi pekerja migran Indonesia.

“Data terakhir yang dimiliki SBMI menyebutkan, terdapat 15 pekerja migran Indonesia yang menjadi korban di negeri jiran Malaysia,” tegas Sukendar, saat menggelar aksi di Tugu Adipura, Kota Bandar Lampung, Rabu (18/12).

Dari 15 korban tersebut, 10 orang berasal dari Lampung dan 5 dari Banjarnegara.

Baca Juga:  Selamat Jalan, Mas Wondo

Untuk itu, SBMI Lampung menggelar aksi damai di Tugu Adipura.

Mereka menyampaikan tuntutan di antaranya meminta pemerintah daerah menerbitkan peraturan tentang perlindungan pekerja migran, mengalokasikan anggaran perlindungan buruh migrant, membentuk layanan terpadu satu atap sesuai UU Nomor 18 Tahun 2017.

Serta menindak tegas oknum calo pelaku penipuan dan sindikat perdagangan orang.(JOS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top