Bandar Lampung

Saut Situmorang Akui KPK belum Super

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang/TS/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang, mengakui bahwa lembaganya belum superior dalam menegakan aturan hukum terkait penyimpangan anggaran. Mengingat mereka hanya berkutat pada kebocoran uang negara yang melibatkan oknum penyelenggaranya.

“Itulah sebabnya saya mengkampanyekan Revisi UU KPK lagi. Mengingat negara lain bisa meringkus sesama swasta,” ujarnya, Senin (18/11).

Dia mencontohkan lembaga sejenis di Singapura yaitu Corrupt Practices Investigation Bureau (CPIB) sanggup meringkus sesama swasta yang terlibat sogok menyogok. Yaitu, antara sopir truk dan forklifting di pelabuhan.

Hal tersebut tentu saja sangat memungkinkan dilakukan andai saja UU KPK direvisi lagi.

“Bukan seperti yang sekarang. Malah makin ambyar,” tandasnya.

Baca Juga:  Petugas KPPS dan Linmas yang Meninggal Saat Bertugas Dapat Santunan

Komentarnya ini, sekaligus merespon penilaian Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian bahwa operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah pejabat daerah bukan hal luar biasa.

Mengingat sistem politik di negara ini memakan biaya politik tinggi sehingga membuka peluang pejabat melakukan korupsi. Salah satunya pemilihan kepala daerah.

Inilah yang memudahkan aparat hukum meringkus mereka. Untuk itu, Kemendagri sedang mencari solusi untuk mengurangi biaya Pilkada langsung yang tinggi ini agar kepala daerah tak lagi melakukan korupsi.(PER)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top