Bandar Lampung

Saudara Kandung Ayin Jadi Saksi di Kasus Mustafa Bilang Ia Memang Idap Kanker Hati Ganas

Saudara Kandung Ayin Jadi Saksi di Kasus Mustafa Bilang Ia Memang Idap Kanker Hati Ganas
Saudara Kandung Ayin Jadi Saksi di Kasus Mustafa Bilang Ia Memang Idap Kanker Hati Ganas

Penampakan wajah dari Simon Susilo yang sebelumnya divonis karena terbukti menyuap Mustafa senilai Rp7,5 miliar. Tapi dalam persidangan untuk perkara suap dan gratifikasi Mustafa, Simon belakangan diketahui sudah setorkan Rp9 miliar. Foto: Ricardo Hutabarat

Suluh.co – Pemilik saham mayoritas dari PT Purna Arena Yudha bernama Simon Susilo hadir sebagai saksi untuk persidangan kasus suap dan gratifikasi yang didakwakan KPK kepada mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa.

Saudara kandung dari Artalyta Suryani atau Ayin yang juga pemilik Hotel Sheraton Lampung ini disebut-sebut mengidap penyakit kanker hati ganas.

Kepada reporter Suluh.co, kehadirannya di PN Tipikor Tanjungkarang, Kamis, 4 Februari 2021 disebutnya sebagai niatnya untuk melakoni dan menyanggupi panggilan KPK.

Baca Juga:  Penyandang Disabiltas Baru 30 Persen Bekerja di Perusahaan Kota Bandar Lampung

“Iya memang saya sudah sakit. Cuman saya bisa hadir. Saat ini masih dalam tahap perobatan,” tuturnya saat menyusuri selasar PN Tipikor Tanjungkarang karena ia sudah dipersilakan hakim untuk pulang.

Dalam persidangan terungkap, bahwa Simon Susilo mengaku tidak pernah mendapat atau mengelola proyek yang ada di Pemkab Lampung Tengah.

Sejurus kemudian, Simon mengaku bahwa memang ia memberikan uang kepada Mustafa senilai Rp9 miliar. Atas keterangan-keterangannya di persidangan, ia menyebut bahwa uang itu adalah bagian dari dukungannya kepada pihak-pihak yang ingin mengerjakan proyek.

“Saya belum pernah kerja di Lampung Tengah. Kalau soal mendukung, memang siapapun yang ikut tender, Agus pasti berikan. Itu namanya dukungan alat saja. Uangnya Rp9 miliar yang sudah diberikan,” sebut Simon.

Baca Juga:  Ketua TP PKK Lampung Buka Bazar Pangan dan Lomba Cipta Menu

Agus yang disebut Simon itu adalah anak buahnya yang bekerja di PT Purna Arena Yudha. Agus juga turut hadir untuk bersaksi di persidangan bersama dengan Simon.

Reporter: Ricardo Hutabarat

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top