Bandar Lampung

Saudara Kandung Artalyta Suryani yang Disebut Sakit Kanker Hati Ganas Bersaksi di Kasus Mustafa

Saudara Kandung Arthalita Suryani yang Disebut Sakit Kanker Hati Ganas Bersaksi di Kasus Mustafa
Saudara Kandung Arthalita Suryani yang Disebut Sakit Kanker Hati Ganas Bersaksi di Kasus Mustafa

Melepas maskernya, Simon Susilo yang disebut mengidap penyakit kanker hati ganas bersaksi di PN Tipikor Tanjungkarang, Kamis, 4 Februari 2021. Foto: Ricardo Hutabarat

Suluh.co – Pemilik saham mayoritas dari PT Purna Arena Yudha Simon Susilo yang juga owner atas Hotel Sheraton Lampung duduk di hadapan majelis hakim untuk bersaksi pada perkara gratifikasi dan suap yang didakwakan kepada mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa.

Simon Susilo bersaksi di PN Tipikor Tanjungkarang pada Kamis, 4 Februari 2021. Simon Susilo diketahui adalah saudara kandung dari Artalyta Suryani alias Ayin. Ayin sendiri dikenal publik sebagai pengusaha yang menyuap jaksa Urip Tri Gunawan pada kasus BLBI.

Dalam kesaksiannya, ia menegaskan bahwa perusahaan miliknya tidak pernah mengerjakan proyek yang diadakan oleh Pemkab Lampung Tengah.

Baca Juga:  Tok! Eksepsi Ditolak, Korupsi PT Topcars Indonesia yang Sudah Disupervisi KPK Berlanjut

“Perusahaan saya tidak pernah kerjakan proyek di Lampung Tengah,” ujar Simon kepada jaksa sebagai penuntut umum dari KPK.

Bicara soal Simon Susilo, ia dulunya dijadikan tersangka oleh KPK karena diduga menyuap Mustafa. Akhirnya ia divonis bersalah karena terbukti menyuap Mustafa senilai Rp7,5 miliar.

Simon dituntut 2,5 tahun penjara namun kemudian hakim pada PN Tipikor Jakarta Pusat menjatuhkan vonis selama 1,5 tahun.

Dari tuntutan jaksa, ada hal yang dipertimbangkan dari Simon Susilo yaitu berkait dengan kondisi kesehatan Simon Susilo.

Ia dinyatakan menderita kanker hati ganas. Dalam perkara Simon, ia terbukti memberi uang kepada Mustafa melalui mantan Kadis Bina Marga Pemkab Lampung Tengah bernama Taufik Rahman.

Baca Juga:  Masa Depan Pemberantasan Korupsi Terancam

Reporter: Ricardo Hutabarat

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top