Panggung

Sastrawan Danarto Wafat

Danarto (galeribukujakarta.com)

JAKARTA — Sastrawan Danarto, 77 tahun, berpulang Selasa (10/4/2018) malam pukul 20.54 WIB di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan akibat kecelakaan lalu lintas. Penyair Noorca Marendra Massardi membenarkan kabar meninggalnya Danarto.

Saat dihubungi, Noorca sedang berada di di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan. “Almarhum pribadi yang baik ya dan suka menolong siapapun tanpa diminta,” kata Noorca.

Keluarga almarhum sudah datang ke RSUD Fatmawati tempat Danarto sempat dirawat. Ia akan dimakamkan di samping makam ibunya di Sragen, Jawa Tengah.

Sebelumnya Danarto, pemenang Hadiah Sastra Tahun 1982 dari Dewan Kesenian Jakarta, itu mengalami kecelakaan lalu lintas di depan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta (UIN), Ciputat, Tangerang Selatan.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Ciputat Komisaris Polisi Donny. Ia pun menjelaskan kronologi kecelakaan tersebut.

Baca Juga:  Capim KPK, Irjen Ike Edwin Dikenal Dekat dengan Kedua Orang Tua

Saat itu Danarto yang sedang menyeberang di depan UIN ditabrak oleh pengendara motor berinisial SL (21). SL diketahui mengendarai motor dengan kecepatan 60km/jam. Ia melaju dari arah Ciputat menuju Lebak Bulus.

“Yang bersangkutan tiba-tiba ditabrak saat sedang menyebrang,” kata Donny, Selasa (10/4/2018). Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 WIB.

Polisi pun langsung mengamankan SL untuk dimintai keterangan. Sedangkan Danarto langsung dibawa ke rumah sakit UIN Ciputat untuk mendapat penanganan medis oleh Brigadir Satrio dari satuan petugas lalu lintas. “Kecelakaannya memang cukup parah karena sampai bagian depan motor penyok,” ujar dia.

Namun karena mengalami luka yang cukup parah di bagian kepala, ia pun dirujuk ke Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan untuk mendapat penanganan yang lebih serius. Polisi juga sudah menghubungi pihak keluarga Danarto. “Tapi karena mereka tinggal di Jawa Tengah, jadi mungkin besok baru sampai di Jakarta,” kata Donny.

Baca Juga:  Jaguar Shooting Klub Lampung Siap Mendeklarasikan Diri

Sementara itu, SL belum ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan lalu lintas tersebut. Polisi akan melakukan pra-rekonstruksi dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terlebih dahulu. Kasus kecelakaan tersebut masih ditangani aparat Satuan Lalu Lintas Polres Tangerang Selatan. Polisi juga menyita sepeda motor yang terlibat kecelakaan untuk proses penyelidikan.

Danarto lahir di Sragen, Jawa Tengah, 27 Juni 1940. Dia terkenal karena buku kumpulan cerpennya, Godlob (1975) dan Adam Ma’rifat (1982). Dari karyanya Adam Ma’rifat, Danarto memenangi Hadiah Sastra 1982 Dewan Kesenian Jakarta dan Hadiah Buku Utama 1982. Tahun 2009 Danarto menerima Ahmad Bakrie Award untuk bidang kesusastraan. Karyanya yang lain, Orang Jawa Naik Haji, Catatan Perjalanan Ibadah Haji (1983) Berhala (kumpulan cerpen, 1987), Gergasi (kumpulan cerpen, 1993), Begitu Ya Begitu, Tapi Mbok Jangan Begitu (kumpulan esai, 1996) Asmaraloka (novel, 1999), Setangkai Melati di Sayap Jibril (kumpulan cerpen, 2000), dan Kacapiring (kumpulan cerpen, 2008). (UZK)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top