Bandar Lampung

Sanggupkah KPK Hadirkan Wagub Lampung Chusnunia Chalim di Persidangan Mustafa?

Sanggupkah KPK Hadirkan Wagub Lampung Chusnunia Chalim di Persidangan Mustafa?
Sanggupkah KPK Hadirkan Wagub Lampung Chusnunia Chalim di Persidangan Mustafa?

Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim alias Nunik. Foto: Istimewa.

Suluh.co – Rabu, 13 November 2019 lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi [KPK] melakukan pemeriksaan kepada Chusnunia Chalim atau biasa disapa Nunik. Ia adalah Wakil Gubernur [Wagub] Lampung yang mendampingi Arinal Djunaidi.

Secara profil, Nunik adalah kader dari PKB, yang saat ini dinahkodai oleh Muhaimin Iskandar atau biasa dikenal dengan sebutan Cak Imin.

Pemeriksaan kepada Nunik dilakukan KPK demi mendalami lika-liku keberadaan aliran dana diduga hasil gratifikasi atas pengadaan barang dan jasa yang dikantongi eks Bupati Lampung Tengah [Lamteng] Mustafa.

KPK menduga Mustafa merogoh kocek untuk mendapatkan dukungan dari PKB ketika Mustafa mengikuti kontestasi Pilgub Lampung 2018. Peristiwa yang berkaitan dengan hal ini, diduga melibatkan Chusnunia Chalim. 

“Penyidik mendalami pengetahuan saksi terkait dugaan pemberian uang untuk rencana pencalonan tersangka MUS sebagai bakal calon gubernur Lampung tahun 2018. Diduga sumber uang adalah dari pihak rekanan di Lampung Tengah,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat itu.

Nunik saat itu diperiksa atas kasus sangkaan gratifikasi usai KPK menetapkan Mustafa sebagai tersangka untuk kedua kalinya. Untuk kasus Mustafa yang pertama, itu berkait dengan pemberian suap darinya ke para anggota DPRD Lamteng.

Baca Juga:  Rapimnas SMSI Digelar Desember

Singkat cerita, pada 11 Januari 2021, kasus Mustafa mengalami progress. KPK melimpahkan berkas kasus Mustafa itu ke Pengadilan Negeri [PN] Tipikor Tanjungkarang.

Pada proses pelaksanaan tersebut, KPK menginginkan Mustafa agar menjalani persidangan secara online dari Lapas Sukamiskin. Alasannya untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Ajo Suprianto turut hadir dalam pelaksanaan kegiatan KPK tadi, sebagai perwakilan dari kuasa hukum Mustafa.

Merujuk pada kilas balik penanganan kasus Mustafa yang di dalamnya KPK turut memeriksa Chusnunia Chalim tadi, reporter Suluh.co bertanya: apakah di dalam dokumen salinan Berita Acara Pemeriksaan [BAP] kliennya itu memuat perihal kesaksian yang berkaitan dengan Chusnunia Chalim?

“Hari ini kita belum bisa sampaikan itu. Karena tentu kita juga akan mempelajari berkas-berkas dakwaan jaksa penuntut dari KPK untuk kita lebih dalami. Tapi tentu nanti dalam persidangan kita akan membuka itu semua, kan gitu. Kira-kira seperti itu lah,” jawab Ajo di Kantor PN Tipikor Tanjungkarang, Senin siang.

Ajo mengatakan dokumen BAP yang konteksnya salinan tersebut baru diterimanya dari KPK. Ajo menyatakan secara tegas dan jelas, siapapun pihak yang telah diperiksa oleh KPK selama proses penyidikan kasus kliennya berjalan dan yang berkaitan dengan dugaan penerimaan aliran dana dari kliennya, akan disampaikan secara terang benderang di dalam proses persidangan. Pihaknya pun sudah menyiapkan siasat dan taktik untuk melancarkan niat tersebut.

“Kita akan buka seterang-terangnya di pengadilan. Kita juga akan menyiapkan persiapan-persiapan untuk itu. Mungkin juga akan ada ahli juga yang akan kita persiapkan dalam persidangan nanti. Di situ nanti kita akan seluruhnya, terkait keterlibatan seluruh pihak, siapapun yang akan terlibat di situ nanti akan kita sampaikan di persidangan,” tutur Ajo.

Reporter Suluh.co kemudian mencoba melakukan permintaan keterangan dari KPK lewat jaksa sebagai penuntut umum bernama Taufiq Ibnugroho, tentang bagaimana kedudukan dan keberadaan Chusnunia Chalim di dalam kasus tersebut dan apakah akan dihadirkan di dalam persidangan nanti.

Taufiq Ibnugroho mengatakan, sejauh ini KPK sudah memeriksa 181 orang saksi dalam kasus Mustafa.

“Sampai dengan hari ini KPK sudah memeriksa 181 saksi. 180 saksi adalah yang memberatkan, dan 1 saksi yang meringankan. Kemudian selain itu ada 1 ahli, ahli suara,” ungkapnya.

Apakah KPK mencatat nama Chusnunia Chalim sebagai salah satu saksi di dalam ratusan saksi tersebut?

“Terkait saksi ya, ini dari 180 dari berbagai unsur. Ada pejabat aktif ataupun pejabat yang sudah nonaktif, kemudian ada juga legislatif, dari tingkat pusat maupun daerah. Kemudian pihak swasta, ada juga dari ASN dan maupun pihak lainnya. Jadi para pihak yang nanti berkaitan dengan perkara ini tentu akan kita periksa untuk terangnya perkara, seperti itu,” jawab dia.

Reporter Suluh.co: Pihak-pihak terperiksa di tingkat penyidikan secara konsekuensi logis pasti akan diperiksa juga di persidangan Mustafa ini?

Baca Juga:  Tahun Ini, Para Calhaj Dilarang Bertemu Kerabat Sebelum Berangkat

Taufiq Ibnugroho: Oh iya. Makanya kami sekarang lagi menyusun untuk siapa nama-nama yang akan kita panggil,” ungkapnya.

Reporter: Ricardo Hutabarat

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top