Iklan
Panggung

Sanggar Tari Prigel jadi Pilihan untuk Pentaskan Dolalak di Swedia

Sanggar Tari Prigel Purworejo/MAS

PURWOREJO – Sanggar Tari Prigel Purworejo, ditunjuk sebagai delegasi seni khusus dari Kabupaten Purworejo untuk pentas dalam ajang Festival Internasional yang akan digelar di Kota Stockholm, Swedia, pada Jumat (26/7) dan Sabtu (27/7) mendatang.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kabupaten Purworejo, Agung Wibowo, menyampaikan bahwa delegasi ini menindak lanjuti hasil kerja sama kabupaten Purworejo dengan negara Swedia dan Belanda.

“ Tidak hanya dalam bidang ekonomi kita juga melakukan kerjasama di bidang seni dan budaya. Maka dalam gelaran Festival Internasional yang digelar oleh Swedia pada Juli ini, Swedia mengundang secara khusus untuk Kabupaten Purworejo, yaitu menampilkan sejumlah seni khas Purworejo di Swedia. Adapun yang menfasilitasi adalah Kedubes RI untuk Swedia,” ungkap Agung Wibowo.

Baca Juga:  Selamat Hari Pers Nasional 2019 (4), Syarief: Pilih Isu Secara Obyektif

Alasan Sanggar Tari Prigel yang ditunjuk sebagai delegasi ialah soal kesiapan daripada penarinya dan juga ketika dubes melihat beberapa tarian di YouTube lebih cendrung memilih ke Prigel dan juga perwakilan dari Swedia yang pernah datang kesini mereka merekomendasikan Sanggar Tari Prigel.

Tujuh penari yang berangkat diantaranya Melania Sinaring Putri, Sri Ardiati, Rini Setyoningsih, Gayuh Widiarti, Dyah Ayu Isti Sumarah, Sentri Captian Ningsih dan Niken Kharisma. Ketujuh penari berangkat melalui bandara Adi Sucipto Yogyakarta dengan didampingi satu petugas dari dinas yaitu Helmy Fuad.

Ketujuh penari itu akan menampilkan seni budaya khas Purworejo, diantaranya adalah Tari Dolalak Lentera Jawa II,  Tari Merak Subal, Tari Tatag, Tari Kuda Lumping “Gladhen” dan berkolaborasi dengan tim gamelan dari Swedia.

Baca Juga:  Anak Penjual Dawet Raih Juara 2 MTQH Nasional

Sementara itu  Melania Sinaring Putri ketua Sanggar Tari Prigel, mengaku bangga dirinya bersama penari lainya mendapat undangan khusus untuk tampil menari di acara internasional.

“Saya berharap, seni dan budaya kabupaten Purworejo bisa lebih dikenal di kancah Internasional. Sehingga dunia seni bisa semakin berkembang baik dan lestari bukan saja hanya di daerah namun juga hingga ke negara lain,” katanya.(MAS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top