Bandar Lampung

Saatnya Bergotong Royong, Bergerak Melawan COVID-19

Tangkapan layar video penyuluhan singkat pencegahan COVID-19 oleh petugas yankes perempuan Dinkes Kota Bandarlampung di Perum Puri Dwita, Langkapura Baru, Langkapura, Bandarlampung, Jum’at (20/3/2020. | Amalia Fitriani

BANDAR LAMPUNG — Saat ini, kebersamaan menjalankan protokol kesehatan, keamanan-ketertiban umum, pendidikan, transportasi publik, dan sosial, secara patuh “bekerja, belajar, dan beribadah dari rumah” untuk memutus mata rantai persebaran dan menihilkan risiko penularan wabah pandemi global virus coronabaru (COVID-19) di seluruh Indonesia, sangat diperlukan.

Di Bumi Ragom Gawi Kota Bandarlampung, Walikota Bandarlampung Herman HN dalam pidato arahannya di aula Gedung Semergo, kompleks kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung, pada Senin (16/3/2020) lalu menginstruksikan seluruh kepala sekolah PAUD, TK, SD, hingga SMP untuk meliburkan siswa-siswinya sepanjang 16-28 Maret 2020.

Kebijakan antisipatif ini ditempuh mendasari arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan edaran Menteri Pendidikan Kebudayaan (Mendikbud) Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pencegahan Penyebaran COVID-19.

Belajar dari rumah (work from home) lantas bermutualis menjadi semacam norma baru siswa dan orangtua murid dengan belajar mandiri memanfaatkan platform digital.

Berbarengan, sejumlah kampus PTN/PTS mengambil keputusan serupa. Sebagian besar kegiatan akademik melibatkan banyak orang (kuliah dalam kelas, kuliah umum, ujian, yudisium/wisuda, PKL/PPL, KKN dan lainnya) pun ditunda atau dilakukan secara daring hingga awal April 2020.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung juga langsung meliburkan siswa SMU/SMK usai gelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun ajaran 2020 yang per jadwal sesuai edaran Badan Nasional Standarisasi Pendidikan (BNSP) Nomor 0110/SDAR/BNSP/IX/2019, dihelat 16-19 Maret 2020.

Lain sisi, kepatuhan mutlak dalam mengikuti anjuran, imbauan dan petunjuk pemerintah belum sepenuhnya efektif terlihat di pelbagai sudut kota. Meskipun, Presiden Jokowi telah mengumumkan COVID-19 sebagai bencana nasional non alam 15 Maret 2020.

Disusul, pengumuman Juru Bicara (Jubir) Pemerintah tentang Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, Selasa (17/3/2020) di Jakarta, dipertegas konferensi pers Kadis Kesehatan Lampung selaku Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Lampung Dr Reihana Wijayanto di Bandarlampung, Rabu (18/3/2020), bahwa satu pasien dalam pemantauan (PDP) terduga terjangkit COVID-19 asal Lampung dinyatakan positif dan terus diisolasi di RSUD Abdul Moeloek Tanjungkarang, adalah warga Kota Bandarlampung.

Baca Juga:  Panglima TNI dan Kapolri Ajak Masyarakat Lampung Lawan Terorisme

Ditingkahi pula, melesunya aktivitas ekonomi sejumlah destinasi publik mulai dari hotel, restoran, mal, plaza, tempat hiburan, hingga zona wisata favorit warga kota seiring proses massalnya karantina diri warga.

Kendati demikian, seiring waktu Pemkot Bandarlampung terus masif melakukan sosialisasi publik imbauan agar warga kota mengurangi drastis aktivitas di luar rumah, menghindari kerumunan massa, melakukan karantina mandiri, mengenakan pelindung tubuh bagi yang tetap atau terpaksa tetap beraktivitas di luar rumah atau ruang publik, mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan lainnya sesuai anjuran, melalui pengefektifan kinerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Bandarlampung yang baru terbentuk.

Gerak cepat, gugus tugas berdasar payung hukum Keputusan Presiden Nomor 7 tahun 2020 tanggal 13 Maret 2020 itu pada Jum’at (20/3/2020) misalnya, melakukan kegiatan penyemprotan disinfektan (disinfektanisasi) di lingkungan masjid secara serentak di 126 kelurahan se-Kota Bandarlampung.

Sebelum bergerak pukul 08.30 WIB, personil gugus tugas mengawali dengan apel pagi di pelataran kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandarlampung, Jl Kapten Tendean Nomor 2, Kelurahan Palapa, Tanjungkarang Pusat, Bandarlampung.

Tercatat, sebanyak 70 personil BPBD dan 50 anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota, 126 Bhabinkamtibmas Polresta Bandarlampung, dan 126 Babinsa Kodim 0410/KBL terlibat kegiatan penanggulangan persebaran COVID-19 ini, sesuai arahan dari Walikota Bandarlampung Herman HN.

Sempat mengangkat panggilan telepon via aplikasi pesan singkat namun kemudian terputus, sayangnya Kepala Pelaksana (Kalaks) BPBD Bandarlampung Syamsul Rahman, gagal dikonfirmasi Jum’at pagi.

Pantauan, salah satu kendaraan milik Satpol PP Kota sempat melintasi Jl Pubian, Susunanbaru, Tanjungkarang Barat. Nampak personil BPBD berseragam khas oranye, lengkap dengan tabung disinfektan dan alat perlindungan diri, di kap belakang mobil itu.

Baca Juga:  Masjid Baiturrahim di PN Tanjung Karang Kembali Gelar Salat Jumat

Amalia Fitriani, warga Langkapura Baru, Kecamatan Langkapura, Bandarlampung, mengirimkan video rekaman dua petugas kesehatan wanita dari Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung berkeliling kompleks tempat tinggalnya. Seorang petugas melakukan penyuluhan singkat pencegahan COVID-19 melalui pengeras suara, seorang lainnya sembari mengendarai ambulans, membagi-bagikan selebaran berisi tips pencegahan.

Terpisah, sejumlah elemen masyarakat Kota Tapis Berseri juga berderap menggalang aksi donasi kemanusiaan berupa uang tunai, masker pelindung pernapasan, multivitamin, hand sanitizer, sabun antiseptik, produksi dan distribusi hand sanitizer, dan lainnya.

Diantaranya yang ditunjukkan oleh sivitas akademika Institut Teknologi Sumatra (Itera). Rektor Itera Prof Ofyar Z Tamin PhD di grup aplikasi pesan singkat DKI Lampung, Rabu (18/3/2020) menginformasikan, pihaknya turut memproduksi hand sanitizer mandiri, berkolaborasi dengan mahasiswa, terbatas untuk kalangan sendiri. Namun Itera siap, tak menampik jika ada permintaan pasar.

Elemen Komite Pemuda Nasional Indonesia (KNPI) Kota Bandarlampung yang dipimpin ketuanya Iqbal Ardiansyah membagi-bagikan 1.000 botol hand sanitizer ukuran 60 mililiter buatan mahasiswa FMIPA Unila (Universitas Lampung) dan relawan KNPI di Tugu Adipura (Bundaran Gajah), Enggal Bandarlampung, Kamis (19/3/2020).

Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Lampung, bersama Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Cabang Bandarlampung dan Komunitas Langkah Relawan juga bersigap melakukan disinfektanisasi di empat masjid di Kota Tapis, yakni Masjid Baitussalam dan Masjid An-Nur (Gunungterang, Langkapura), Masjid Al-Wasi’i Unila Gedongmeneng, dan Masjid Assalam, Perum Assalam, Rajabasa, Jum’at (20/3/2020).

Marketing Communication (Marcomm) ACT Lampung Hermawan WS, mewakili Kacab ACT Lampung Dian Eka D Wahyuni, Jum’at, mengaku jika pihaknya dibanjiri permintaan warga. Daftar tunggu disinfektanisasi untuk dua-tiga hari ke depan pun mengular.

Jurnalis senior, Imam Untung Slamet berbagi informasi bahwa masjid di kompleks Perum Gelora Persada, Rajabasa Raya, Rajabasa, Bandarlampung, tempat ia tinggal, juga telah dilakukan disinfektanisasi, inisiasi warga.

Baca Juga:  PT Bukit Asam Sosialiasi Pencegahan Wabah Corona di Terminal Rajabasa

Komunitas Cowok Panggilan Bersih-Bersih Masjid (BBM) –jejaring komunitas bikers Subuhan di Bandarlampung, lewat jejaring media sosial membuka jasa pembersihan dan disinfektanisasi masjid warga.

Lainnya, ormas Pejuang Bravo Lima (PBL) Lampung dipimpin ketua Ary Meizari Alfian, didampingi oleh sekretaris Reza Berawi dan wakil ketua Miswan Rodi, menginisiasi aksi penggalangan donasi kemanusiaan bersama sejumlah jejaring lembaga maupun individu.

Antara lain, Yayasan Alfian Husin dan Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad) Komda Lampung –keduanya dipimpin oleh Dr Andi Desfiandi yang juga Ketua Bidang Ekonomi DPP PBL, Rumah Makan Minang Indah Grup pimpinan Junaedi, dan Garnita Malahayati Lampung.

Lalu, tim relawan medis dr Aldo Aprizo yang juga ketua komunitas Seniman Lampung Peduli (Selpi), YPKI (Yayasan Peduli Kanker Indonesia) Lampung, Monologis.id, Harian Pilar, para donatur individu seperti Caroline dan Yunita Virdiya dari bidang perempuan DPD PBL Lampung, notaris Endang Aprilia, Rektor IIB Darmajaya Dr (Cand) Firmansyah YA MBA, dan banyak lagi.

Saat ini, donasi masker, hand sanitizer, purifier, sabun antiseptik, dan multivitamin, untuk sementara dipusatkan di kantor Yayasan Alfian Husin, kompleks kampus biru IIB Darmajaya, Kedaton, Bandarlampung.

Rencana, donasi uang tunai sejumlah Rp25,5 juta akan dibelanjakan masker dan lainnya, dan donasi barang terkumpul akan dibagikan gratis di sejumlah titik dalam kota, dalam waktu dekat. “Inshaallah,” singkat Ketua DPD PBL Lampung Ary Meizari, saat dikonfirmasi Jum’at, sebelum rapat tim.(LS/Muzzamil)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top