Iklan
Daerah

Rusak, Bendungan Way Rarem Luput dari Perhatian Pemerintah

Bendungan Irigasi Way Rarem/GS

TULANGBAWANG BARAT – Program Kementerian Pertanian, terus berupaya mendorong terwujudnya swasembada pangan khususnya beras. Hal ini perlu didukung tersedianya sarana dan prasarana pertanian khususnya perairan.

Passalnya, lahan persawahan di daerah ini mayoritas menggunakan jaringan irigasi teknis yakni Bendungan Irigasi Way Rarem (PIWR).

Meski bendungan atau saluran irigasi tersebut sudah dilakukan perehaban berulang kali, namun  bendungan yang sudah dibangun sejak era 80-an tersebut, selalu rusak jika dialiri air. Nampak bendungan yang berada di BR 29 lingkungan 02 Kelurahan Daya Murni, Kecamatan Tumijajar Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) rusak parah.

“Sudah berulang kali bangunan irigasi ini mengalami kerusakan, namun masih selalu rusak jika musim tanam tiba, hal ini perlu ditingkatkan kwalitas banguna ,” ujar warga setempat, Zuladi, kemarin.

Baca Juga:  Pemkab Tubaba Rampungkan Persiapan MTQ ke-47 Tingkat Provinsi Lampung

Menurut Zuladi, kerusakan saluran jika tidak segera diperbaiki akan menghambat program swasembada pangan, karena airnya pasti tidak lancar dan jika ambrol bisa membahayakan permukiman warga.

“Meski sudah dilakukan rehab, bendungan ini sering rusak mas, kami minta dari pihak dinas pengairan atau pengelola agar meningkatkan kualitas bangunannya dan  ini sangat berbahaya sekali. Sedikit lagi itu jebol yang membahayakan masyarakat sekitar. Sedangkan di bawah sana banyak pertanian, sawah, dan usaha perikanan warga,” ungkapnya.

Ia berharap kepada pihak terkait agar segera melakukan perbaikan kerusakan pada irigasi tersebut.

“Kami mohon ada perbaikan dan perhatian, karena jika bendungan ini jebol dampaknya ini  menyangkut masyarat banyak,” ungkapnya.(GS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top