Modus

Rugikan Negara Aset Alay Ditelusuri Hingga Anak Cucu

Sugiarto Wiharjo alias Alay, buronon kelas kakap atas kasus korupsi APBD Lampung Timur tahun 2008-2009, sebesar Rp108 miliar/TS/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Tertangkapnya terpidana Sugiarto Wiharjo alias Alay, yang sempat menjadi buron selama beberapa tahun, kini memasuki babak baru.

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung akan menelusuri dan menyita aset – aset miliknya sebagai upaya pemulihan kerugian negara sebesar Rp106 miliar.

Alay, DPO kejaksaan yang tertangkap beberapa hari lalu, kini telah kembali menghuni Lapas Kelas I Rajabasa Bandar Lampung. Dia akan menjalani hukuman kurungan badan hingga 18 tahun ke depan.

Aspidsus Kejati Lampung, Andi Surhalis, menjelaskan, pidana badan yang dijalaninya tersebut sepertinya bukanlah hal penting, dia (Alay) juga diwajibkan untuk melaksanakan pidana uang pengganti dari kejahatannya selama ini yang telah merugikan keuangan negara.

Baca Juga:  Aliran Dana ke Mantan Pejabat Polda Lampung, Nama AKBP Yoni Mencuat

Kat dia, Kejati Lampung, nantinya akan bekerjasama dengan bagian pemulihan aset kejaksaan pusat dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melacak aset-aset milik terpidana Alay dan menyitanya sebagai milik negara.

“Bahkan hingga kepada ahli waris dan keturunannya, jika dinilai belum cukup untuk mengganti kerugian negara yang dibuat olehnya,” tegas Andi, Selasa (12/2).

Pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat, agar segera melaporkan jika merasa mengetahui atau dititipkan sejumlah aset milik terpidana Alay, guna membantu negara untuk memulihkan kerugian akibat penggerogotan anggaran daerah tersebut.

Sebelumnya diketahui, tindak pidana korupsi yang dilakukan Alay tersebut tidak dilakukan sendiri. Dirinya terbukti bersekongkol dengan mantan Bupati Lampung Timur Satono, yang kini menjadi target selanjutnya dari Kejati Lampung.(TN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top