Iklan
Bandar Lampung

RSUD Abdul Moeloek Jadi Sorotan Ombudsman RI

pimpinan Ombudsman RI, Dadan S. Suharmawijaya, dan Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Lampung, Nur Rakhman Yusuf, beserta tim melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) ke RSUD Abdul Moeloek Provinsi Lampung/LS

BANDAR LAMPUNG – Demi meningkatkan pelayanan publik bidang kesehatan yang ada di Provinsi Lampung, pimpinan Ombudsman RI, Dadan S. Suharmawijaya, dan Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Lampung, Nur Rakhman Yusuf, beserta tim melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) ke RSUD Abdul Moeloek Provinsi Lampung.

Kunjungan dititik beratkan ke beberapa tempat yaitu UGD, administrasi rawat jalan, poliklinik, rawat inap anak, rawat inap dewasa penyakit jantung dan ruang kemoterapi. Dalam kunjungan tersebut Tim Ombudsman Republik Indonesia didampingi oleh Direktur RSUDAM, Hery Djoko Subandriyo beserta jajaran direksi Rumah Sakit Abdul Moeloek.

Baca Juga:  145 Kader Bela Negara PD VIII FKPPI Lampung Ikut Jambore Nasional Kebangsaan Bela Negara

Dalam kesempatan tersebut, Ombudsman menyampaikan apresiasi atas banyaknya perubahan pada pelayanan yang ada di RSUDAM saat ini, karena RSUDAM sedang melakukan renovasi pada beberapa sarana prasarana pelayanan.

Namun, Pimpinan Ombudsman RI, Dadan Suharmawijaya, menyampaikan agar renovasi tidak sampai menggangggu proses pelayanan yang ada di RSUDAM.

Selain itu, Dadan juga menyoroti adanya loket informasi dan pengaduan yang diletakkan di bagian administrasi rawat jalan.

“Ada beberapa catatan yaitu perlu lebih diperhatikan rekap pengaduan. Rekap pengaduan setidaknya berisi substansi pengaduan, penanganan pengaduan, waktu tindaklanjut dan petugas yg terkait dengan pengaduan. Hal ini penting sebagai bahan evaluasi untuk membantu pihak rumah sakit ketika terjadi pengaduan berulang,” jelasnya, kemarin.

Baca Juga:  Lampung Tuan Rumah Jambore Nasional Komunitas Suzuki Katana Jimny

Senada, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Lampung, Nur Rakhman, juga memandang perlu adanya peningkatan kualitas penanganan pengaduan.

“Perlu dibuat loket sejenis (loket informasi dan pengaduan) di poli rawat inap dikarenakan poli rawat inap terpisah ke beberapa gedung dan jarak antar gedung jauh, sementara poli rawat inap juga rentan terhadap komplain,” ungkapnya.

“Selain itu informasi nomor SMS center juga perlu dipasang di lebih banyak tempat agar mudah terlihat oleh pengguna layanan. Dan yang tak kalah penting, pastikan pengelolaan pngaduan yg masuk melalui sms center memiliki mekanisme yang jelas dan terukur,” timpalnya lagi.

Pihak RSUDAM menyampaikan bahwa saat ini renovasi belum 100%, sehingga masih terdapat kekurangan seperti banyak AC Central yang belum terpasang dan papan Informasi yang masih belum lengkap.

Baca Juga:  4 Pejabat Eselon II Kota Bandar Lampung Resmi Dilantik

Namun, pihak RSUDAM mengucapkan terima kasih atas masukan dari Ombudsman guna pelayanan publik RSUDAM yang semakin baik.(LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top