Iklan
Daerah

Resmi Dibuka, TMMD Kodim 0708 Purworejo Sasar Pembangunan di Desa Miskin dan Terisolir

TMMD Manunggal Membangun Desa Sengkuyug Tahap II Tahun 2019, yang di laksanakan di Desa Suko Wuwuh, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, secara resmi dibuka oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Drs Budi Harjono/DNL

PURWOREJO – TMMD Manunggal Membangun Desa Sengkuyug Tahap II Tahun 2019, yang di laksanakan di Desa Suko Wuwuh, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, secara resmi dibuka oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Drs Budi Harjono, Kamis (11/7).

Pembukaan ditandai dengan pemukulan kentongan dan penyerahan alat kerja oleh inspektur upacara.

TMMD yang di laksanakan oleh Kodim 0708 Purworejo bertujuan untuk kemanunggalan TNI dan rakyat, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melalui pembangunan fisik dan non fisik yang dibiayai oleh APBD provinsi sebesar Rp180 juta, APBD kabupaten Rp120 juta, dan swadaya masyarakat sebesar Rp40 juta.

Baca Juga:  Jelang MTQ ke-47, Pemkab Pesawaran Buka Seleksi Tilawatil Quran

Komandan Kodim 0708 Purworejo, Letkol Infanteri Muchlis Gasim S.H.,M.Si., melalui Pasi Ter Kapten Infanteri Setyo Herdianto, mengatakan, kegiatan TMMD di laksanakan selama 30 hari mulai Tanggal 10 Juli hingga 8 Agustus 2019 dengan dua sasaran yaitu fisik dan nonfisik.

Sasaran fisik antara lain cor blok jalan dengan panjang 610 meter kali lebar 3 meter kali tebal 0,12 meter. Pembuatan talud  panjang 20 meter lebar 0,30 meter kali tinggi 3 meter dan Talud dengan panjang 12 meter kali lebar 0,30 meter kali tinggi 1 meter.

Untuk kegiatan non fisik antara lain penyuluhan wasbang,dan penanaman nilai idiologi Pancasila, penyuluhan pencegahan narkoba, penyuluhan keagamaan, penyuluhan Kb, penyuluhan pertanian, penyuluhan dari Dikpora, penyuluhan kewirausahaan dan perkoprasian, penyuluhan penegakan perda, penyuluhan tanggap bencana dan bela negara.

Baca Juga:  Sekjen Kemendagri Imbau Pemprov Tunjuk Juru Bicara di Lingkungan Pemerintah Daerah

Sementara itu, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Drs. Budi Harjono yang membacakan amanat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan titik berat dalam TMMD adalah desa miskin, terisolir dan terpencil serta daerah kumuh perkotaan.

Program ini sangat di butuhkan untuk mempercepat proses pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Jawa Tengah.

“Kita ingin desa di Jateng semakin maju dan mandiri, dan semakin sejahtera. Jalan serta jembatan semakin memadai sehingga aksesbilitas dan mobilitas  barang dari dan ke desa semakin lancar,” jelasnya.

Lanjut Budi, untuk saat ini semua sedang menghadapai masa kekeringan yang cukup panjang dan harus direspon dengan langkah antisipasi sehingga krisis air tidak terjadi. Ia berharap masyarakat desa semakin cerdas, trampil, kreatif dan inofatif serta mempunyai kualitas yang mumpuni sebagai modal dasar membangun desanya.

Baca Juga:  90 Persen Warga Pesawaran Sudah Rekam e-KTP

”Melalui TMMD mari kita optimalkan berbagai program kegiatan lintas sectoral untuk jateng yang semakin baik dan sejahtera,” pungkasnya.(DNL)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top