Politik

Rektor Unila Terpilih Ditarget Raih Pengakuan Internasional

Calon rektor, Profesor Bujang Rahman/JO/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Ketua Senat FISIP (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) Profesor Syarief Makhya, mengundang bakal calon rektor 2019 – 2023, untuk memaparkan visi dan misi.

Salah satunya bakal calon rektor, Profesor Bujang Rahman, yang maju di Pilrek (pemilihan rektor) Unila untuk membedah visi misi yang ditawarkan apabila terpilih sebagai rektor.

Bujang Rahman saat ini menjabat sebagai wakil rektor satu bidang akademik.

Salah satu visi misi Bujang Rahman, adalah menyinergikan seluruh sumber daya yang dimiliki Unila, baik  manusia maupun asset-aset yang dimiliki.

Bujang Rahman, menekankan pentingnya setiap dosen dan pegawai administrasi menjalankan tugas pokok fungsinya masing-masing.

Baca Juga:  Ikatan Keluarga Alumni Unila Harap Rektor Baru Dapat Bersinergi

“Dosen sebagai tenaga akademik fokus pada pengembangan akademik. Sementara pegawai administrasi konsisten pada tugasnya mendukung kerja-kerja tenaga akademik,” kata Bujang Rahman, Kamis (18/7).

Sinergisitas antar SDM dan aset yang dimiliki Unila, diyakini mampu mendongkrak Kampus Hijau ini sebagai universitas 10 besar nasional pada tahun 2045.

“Diharapkan muara dari sinergisitas ini ke depannya menghasilkan mahasiswa yang berprestasi dan sanggup bersaing di level internasional,” tukas dia.

Pilrek Unila yang akan berlangsung pada bulan September mendatang terbagi atas tiga tahapan.

Tahap pertama adalah penjaringan, tahap dua penyaringan, dan terakhir pemilihan rektor pada 12 September 2019.

Pemilihan calon rektor Unila berlangsung dalam rapat senat tertutup bersama Menristekdikti.

Ketua Senat FISIP (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) Profesor Syarief Makhya/JO/Suluh

Menurut Profesor Syarief Makhya, rektor Unila kedepannya harus mampu meningkatkan daya saing mahasiswa.

Baca Juga:  Heboh Keturunan Pakualaman 1 di Lampung

“Peningkatan daya saing mahasiswa merupakan tanggung jawab moral universitas. Sehingga alumni Unila nantinya mampu terserap di daya saing level daerah, nasional dan internasional,” kata Syarief. Peningkatan daya saing ini guna menjawab perubahan-perubahan besar yang terjadi dan bila tidak mampu beradaptasi maka Universitas Lampung dikhawatirkan akan semakin tertinggal.(JO)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top