Iklan
Pendidikan

Ratusan Pelajar di Lampung Selatan Mengikuti Proses Belajar di Tenda Darurat

Ratusan pelajar Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Neger (Min) Desa Sukaraja, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, mengikuti proses belajar pertama masuk sekolah usai libur di tenda darurat/TS/Suluh

LAMPUNG SELATAN – Sejak pagi hari, ratusan pelajar Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Neger (Min) Desa Sukaraja, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, mengikuti proses belajar pertama masuk sekolah usai libur di tenda darurat, Senin (7/1).

Tercatat di sekolah ini memiliki 137 orang murid mulai dari kelas 1 hingga kelas 6 SD. Para pelajar ini pun harus belajar di dua unit tenda darurat dengan dibagi masing-masing 3 kelas di setiap tenda.

Sebelum memulai pelajaran, sejak pagi para pelajar ini harus mengangkut meja belajar dan kursi dari sekolah mereka yang masih bisa digunakan untuk proses belajar. Para pelajar ini bergotong-royong mengangkut meja dan kursi dari sekolah ke tenda darurat dengan jarak lebih dari 100 meter.

Baca Juga:  Sudah Dua Pekan Dapur Umum ACT-MRI Layani Penyintas Tsunami

Kepala Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Negeri (Min) Desa Sukaraja, Cep Nuh, mengatakan, pihak sekolah terpaksa memindahkan lokasi belajar mengajar lantaran khawatir gedung sekolah akan hancur.

“Sebab sebagian pondasi dan tembok yang masih berdiri tersebut sudah rapuh dihantam tsunami. Kegiatan hari pertama masuk sekolah ini hanya diisi dengan permainan dan trauma healing oleh para guru untuk menghilangkan trauma bencana tsunami yang melanda beberapa waktu lalu,” ungkap Cep Nuh.

Lanjut dia, para pelajar dan pihak guru pun belum mengetahui hingga kapan akan belajar di tenda darurat ini. Pihaknya hanya berharap pemerintah segera merelokasi dan membangunkan gedung sekolah yang baru ketempat yang lebih aman.(TS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top