Daerah

Ratu Belanda Tertarik dengan Program Pengembangan Jagung di Lampung

Ratu Maxima dari Kerajaan Belanda, disambut langsung oleh, Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Hamartoni Ahadis, di Bandara Radin Inten II, Lampung Selatan/HP

LAMPUNGSELATAN – Keberhasilan Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo dalam meningkatkan produksi jagung mendapat perhatian Ratu Maxima dari Kerajaan Belanda.

Ratu Maxima yang aktif di United Nations Secretary-Generals Special Advocate (UNSGSA) for Inclusive Finance for Development atau sebuah lembaga PBB yang bergerak di bidang keuangan, bahkan mempelajari kemungkinan untuk membantu para petani kecil di Lampung yang bergerak di usaha jagung.

Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Hamartoni Ahadis saat menyambut Ratu Maxima, mengatakan, salah satu yang dikunjungi Ratu Maxima adalah Lampung Selatan. Ini akan berlangsung selama setengah hari. Dan sesuai arahan Gubernur, Pemerintah Provinsi Lampung telah mempersiapkan semuanya.

Baca Juga:  Gubernur Ridho Setujui Pembangunan Pabrik Garam di Kalianda

“Kita berharap ada upaya dalam meningkatkan harga jual jagung untuk kesejahteraan masyarakat. Kalau untuk produksi jagung, Lampung merupakan produsen jagung nomor tiga secara nasional. Dengan adanya kunjungan Ratu Maxima, diharapkan mampu lebih meningkatkan produksi dan nilai jual jagung di pasaran, sehingga mampu berdampak baik bagi kesejahteraan masyarakat,” jelas Hamartoni, di Bandara Raden Inten II, senin (12/2).

Hamartoni berharap, dengan adanya kunjungan kerja dari Pemerintah belanda ke Provinsi Lampung mampu membawa dampak positif bagi Provinsi Lampung.

“Semoga dengan kunjungannya ke Provinsi Lampung mampu mempererat hubungan dan membawa keuntungan satu sama lain antara Pemerintah Lampung terutama Indonesia dengan Belanda. Khususnya dalam membawakan kesegaran bagi masyarakat Lampung,” harap Hamartoni.

Baca Juga:  Kalianda Rawan Aksi Pencurian

Sementara itu, Wakil duta besar kerajaan belanda, Ferdinand Lahnstein, menjelaskan kedatangan Ratu Maxima ke Lampung dalam rangka untuk melihat proyek keuangan inklusif, yakni proyek di Lampung bernama VHASHAM.

“Ratu Maxima memiliki banyak program di PBB,¬†salah satunya di sumatera. Dan beliau ingin mengunjungi proyek di daerah-daerah, salah satunya Vhasham. Vhasham sudah berada di Lampung selama 2 (dua) tahun dan merupakan contoh bagus untuk mengimplementasikan dalam membantu para petani kecil,” jelas Ferdinand.

Ia menjelaskan bahwa, Vhasham memiliki keunggulan dalam mengusahakan para petani memiliki penghasilan lebih baik dan mengusahakan anak muda untuk turut bergabung di Vhasham.

“Tujuannya secara garis besar yakni meningkatkan perekonomian masyarakat dan mendorong para petani untuk lebih baik lagi,” jelasnya.

Baca Juga:  Banyak Jalan Menjadi Rusak, Bupati Lampung Selatan Tuntut Pengembang JTTS

Rencananya beliau akan meninjau kebun jagung milik Agus Rianto di Dusun Bangun Rahayu, Desa Neglasari, Kecamatan Katibung, yang merupakan mitra tani dari PT. VHASHAM. Dan harapannya pengolahan baik dari agus dapat menjadi contoh yang baik bagi petani lainnya.(HP)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top