Daerah

Randis Pimpinan DPRD Pringsewu Disebut Tabrak Pengguna Jalan di Pasar Gadingrejo

Randis Pimpinan DPRD Pringsewu Disebut Tabrak Pengendara Motor di Pasar Gadingrejo/Istimewa

PRINGSEWU – Sebanyak tiga motor menjadi korban kecepatan mobil minibus jenis Toyota Innova warna putih berplat nomor polisi BE 871 PS, yang diduga kendaraan dinas (randis) milik Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pringsewu.

Terjadinya kecelakaan lalu lintas tersebut, di jalan raya depan Pasar Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten setempat, pada Kamis (17/9) kemarin.

Dalam tragedi randis itu, seorang wanita sempat dibawa ke Puskesmas setempat dan di rujuk ke RS Mitra Husada.

Redaksi coba melakukan cek-ricek fakta sesungguhnya dilokasi terjadinya kecelakaan randis DPRD Pringsewu.

Menurut Dwi, penjual buah yang juga menjadi korban mobil randis menjelaskan, kendaraan minibus warna putih melaju dengan kencang dari arah Pringsewu menuju Bandara Lampung.

Baca Juga:  Coba Temui Gubernur Arinal, Aktivis Lampung & Satpol PP Nyaris Bentrok

“Banyak yang menyaksikan, mobil dalam kondisi melaju kencang dan sempat membunyikan klakson panjang, karena ada satu orang ibu dari arah Wonodadi hendak menyeberang ke arah pasar Gadingrejo. Namun, mobil tersebut, menghindar ke arah kiri dan menyeruduk tiga motor dan pot bunga,” ucap Dwi saat memberikan penjelasan kepada redaksi, Jumat (18/9).

Lanjutnya, dengan kejadian itu, mobil randis itu sempat dikerumuni oleh warga di lokasi kecelakaan, dan mengetuk pintu mobil agar penumpang dalam isi mobil tersebut keluar.

“Saat penumpang dalam mobil itu keluar, salah satu warga ada yang mengenalinya. Katanya, ini dewan, dewan, itu Pak Riski Raya Saputra, pimpinan DPRD Kabupaten Pringsewu,” kata Dwi seraya menirukan salah satu warga yang mengenali pemilik randis DPRD tersebut.

Baca Juga:  PWI Pesawaran Hadiri HPN 2019 di Surabaya

Terpisah, Shapri Irawan, yang juga pedagang serta ikut menjadi korban serudukan mobil randis, merasa kecewa lantaran dibohongi oleh Rio (Supir).

Kata sang sopir, akan dijanjikan pembayaran uang ganti rugi sesuai permintaan dirinya. Karena, permintaannya itu sudah dihitung bersama keluarga pasca motor dan gerobak bakso serta bakso yang hendak dijual miliknya, telah menjadi korban penyerudukan mobil anggota DPRD.

“Ditotal sekitar Rp2 juta, namun, dari pihak Pak Riski Raya terus menawar Rp1,5 juta, akan tetapi, yang ia terima sekitar Rp 1,3 juta,” tuturnya kepada wartawan media ini.(SAE)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top