Iklan
Modus

Rakata Institute Bisa Dipidana Hingga Denda 500 Juta

Direktur Lembaga Survei Rakata Institute, Eko Kuswanto/Ist

BANDAR LAMPUNG – Ketua Dewan Kehormatan PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Provinsi Lampung, Iskandar Zulkarnain, mengecam Lembaga Survei Rakata Institute, yang menghalangi serta melakukan pembatasan peliputan kepada sejumlah media di Bumi Ruwa Jurai.

Menurut Iskandar, dalam pernyataan tertulisnya, Kamis (12/4), lembaga survei tersebut bisa dipidana dua tahun penjara atau denda Rp500 juta.

Hal itu sangat berkaitan dalam Undang Undang Nomor  40 tahun 1999, tentang Pers, disebutkan pada Pasal 4 Ayat (2) dan (3), Pasal 6 Ayat (4), maka seseorang dikenai Pasal 18 Ayat (1).

Dalam Pasal 4 Ayat (2), ditegaskan pers nasional tidak dikenakan pelarangan penyiaran, lalu ayat (3) disebutkan, untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, menyebarluaskan gagasan dan informasi.

Baca Juga:  Remaja Ini Terancam Hukuman Mati Atau Seumur Hidup

Kedua ayat dalam Pasal 4 itu dipertegas pula Pasal 6 Ayat (4), tentang Peranan Pers menyebutkan bahwa pers nasional melakukan pengawasan, kritik, koreksi, dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum.

Dengan dua pasal itu, maka dapat dikatakan lembaga atau seseorang sudah melanggar UU Pers.

Dalam UU itu ditegaskan pada Pasal 18 Ayat (1), bahwa setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelarangan pada Pasal 4 Ayat (2) dan (3) dalam UU Pers, maka ia dipidana paling lama dua tahun atau didenda Rp500 juta.

Sebelumnya, Rakata Institute diam-diam membuat survey hasil calon gubernur di Lampung.  Dari undangan yang tertera dan beredar, hanya tujuh media yang diminta hadir dalam survey itu, dari seratusan media yang ada di Provinsi Lampung.

Baca Juga:  BHP Laporkan Kepala Pekon Kacapura ke Kejari Tanggamus

Dalam undangan yang tersebar melalui grup WhatsApp tersebut bahkan tertulis, “undangan ini khusus diperuntukan bagi mitra Rakata. Kami akan sangat berterimakasih jika undangan ini tidak menyebar ke media diluar 7 media di atas”.(DD)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top