Daerah

Raden Adipati Minta Propemperda Tidak Tumpang Tindih

Bupati Raden Adipati Surya pada sidang paripurna DPRD Kabupaten Way Kanan dalam rangka Pengesahan Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun Anggaran 2020 dan Penyampaian 4 (empat) Raperda Pemerintah Daerah Kabupaten Way Kanan/Istimewa

WAY KANAN – Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya, meminta seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama berdoa dan mengantisipasi penyebaran Virus Corona yang kini tengah masuk ke Indonesia.

Hal itu ia sampaikan langsung pada sidang paripurna DPRD Kabupaten Way Kanan dalam rangka Pengesahan Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun Anggaran 2020 dan Penyampaian 4 (empat) Raperda Pemerintah Daerah Kabupaten Way Kanan, Kamis (5/3).

“Marilah kita bersama menundukkan kepala seraya berdoa agar Indonesia pada umumnya dan Kabupaten Way Kanan khususnya terhindar dari wabah virus corona yang saat ini menjadi isu hangat di Negara ini,” kata Adipati, mengawali sambutannya.

Baca Juga:  Yuk, Ikutan Lomba Millennial Events 2019

Dalam paripurna ini, Adipati menjelaskan, peranan Perda yang demikian penting dalam penyelenggaraan otonomi daerah, maka penyusunannya perlu diprogramkan.

Pembentukan Perda mencakup tahapan perencanaan, penyusunan, pembahasan, penetapan dan pengundangan yang berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan. Perencanaan penyusunan Perda dilakukan dalam program pembentukan perda yang selanjutnya disebut Propemperda.

“Melalui Propemperda diharapkan pembentukan peraturan daerah dapat terlaksana secara tertib, teratur, tersistematis, tidak tumpang tindih dan memperhatikan skala prioritas dalam pembentukan Perda,” jelasnya.

Propemperda Kabupaten Way Kanan untuk tahun 2020 telah ditetapkan dengan keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Nomor 15/DPRD-WK/2019 tanggal 16 Agustus 2020.

Seiring berjalannya pelaksanaan kegiatan ada beberapa rancangan Peraturan Daerah yang harus segera dibentuk dikarenakan sebagai tindak lanjut dari ketentuan peraturan perundang-undangan dan hasil kerjasama.

“Rancangan peraturan daerah tersebut belum masuk dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah Tahun Anggaran 2020, sehingga perlu dilakukan perubahan atas Program Pembentukan Peraturan Daerah Kabupaten Way Kanan Tahun Anggaran 2020,” jelas Adipati.

Baca Juga:  Parosil Minta Penegak Hukum Tangkap Oknum Pembakaran Bendera Partai

Adapun Raperda tersebut adalah, Raperda tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2014 tentang Penyertaan Modal Pemerintah Daerah pada PT. Bank Lampung.

Lalu, Raperda tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Pembentukan Dan Susunan Perangkat Daerah kabupaten Way Kanan.

Lanjut Adipati, pemerintah daerah bermaksud juga menyampaikan 4 (empat) rancangan Perda yang telah dibahas pada tingkat pemerintah daerah.

Adapun Rancangan Peraturan Daerah tersebut adalah, Raperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2009 tentang Perseroan Terbatas Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kabupaten Way Kanan.

Raperda tentang Penyertaan Modal Pemerintah Kabupaten Way Kanan pada Perseroan Terbatas Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Way Kanan.

Raperda tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2014 tentang Penyertaan Modal Pemerintah Daerah pada PT. Bank Lampung.

Baca Juga:  HUT ke-14, Adipati Minta Warga Negeri Bumi Putera Jaga Kerukunan

selanjutnya mengenai Raperda tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Pembentukan Dan Susunan Perangkat Daerah kabupaten Way Kanan.

“Pemerintah harus dapat menempatkan diri untuk menjalankan fungsinya secara objektif dan bertanggungjawab serta independen, sehingga penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan di kabupaten berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku dan akan membawa pengaruh positif dan membawa perubahan ke arah yang lebih baik,” harap Adipati.(JOM)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top