Bandar Lampung

Putusan Sanksi Ketua dan Staf Komisi I DPRD Lampung Tunggu Rapim

Ketua DPRD Provinsi Lampung, Dedi Afrizal/AR/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Ketua DPRD Provinsi Lampung, Dedi Afrizal, mengaku akan segera menggelar rapat pimpinan (rapim) untuk menindaklanjuti hasil sidang pemeriksaan Badan Kehormatan (BK) Dewan, perihal tanda tangan palsu milik Wakil Ketua DPRD setempat, Johan Sulaiman.

BK Dewan menyampaikan surat rekomendasi kepada pimpinan DPRD hari ini, surat tersebut merekomendasikan pimpinan dewan untuk memberikan sanksi administratif dan sanksi evaluasi terhadap Ketua dan Staf Komisi I DPRD Lampung.

Menyikapi rekomendasi badan kehormatan, Dedi Afrizal berharap, kepada para pimpinan dewan yang lain untuk dapat bersama-sama mengambil keputusan, sehingga kasus pemalsuan tanda tangan Johan Sulaiman tidak lagi menimbulkan perdebatan.

Baca Juga:  Gelar Aksi Demo, PRL2DM Sebut Arinal-Nunik Boneka SGC

“Tidak menutup kemungkinan jika dalam rapat bersama, pimpinan dewan akan mengambil keputusan yang berbeda di luar opsi yang telah direkomendasikan oleh Badan Kehormatan,” ujar Dedi, Rabu (31/10).

Pada hari sebelumnya BK Dewan telah memeriksa ketua komisi I Ririn Kuswantari, anggota fraksi partai golkar ini diperiksa terkait pemalsuan tanda tangan wakil ketua DPRD Johan Sulaiman dalam surat undangan rapat dengar pendapat bersama tim panitia seleksi terbuka jabatan tinggi Madya Pratama Sekdaprov Lampung.(JO)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top