Daerah

Purworejo Toreh Prestasi Lomba Pantomim Tingkat Provinsi

Peserta Pantomim asal Kabupaten Purworejo/MAS

PURWOREJO – Raditya Esta Mahatma, siswa SD Mutiara Ibu, mampu toreh sejarah baru dunia seni Kabupaten Purworejo.

Hal itu di buktikan dengan prestasi yang diperoleh di tingkat Provinsi Jawa Tengah, dalam ajang bergengsi Festival Lomba Seni Siswa Nasional ( FLS2N ) tahun 2019, yang digelar di Hotel Puri Garden, Semarang, Jawa Tengah, dari tanggal 30-31 Juli 2019.

Radit ialah Putra Pertama dari Ferry Setiawan dan Retno Widanti, warga  Perum Villa Pamella 1 Tambakrejo, Kecamatan Purworejo, Jawa Tengah.

Pada cabang lomba Pantomim yang diikuti 35 kabupaten dan kota se-Jawa Tengah, setiap peserta menampilkan 1 repertoar cerita untuk babak penyisihan yang nantinya diambil 10 besar.

Baca Juga:  Lampung Barat Wujudkan Kabupaten Konservasi

Dengan membawakan tema judul ” Aku dan Alam”, Radit mampu masuk dalam babak penyisihan yang di ambil 10 peserta terbaik. Setelah 10 perserta tersebut terpilih dilanjutkan dengan penampilan kembali dengan repertoar yang lain dari setiap kabupaten dan kota yang masuk 10 besar.

Nadia salah satu pendamping Kabupaten Purworejo dari bidang seni pantomim menyampaikan bahwa, lawan-lawan dari kabupaten dan kota sangatlah berat.

“Mereka konsep dan teknik cerita sangat kuat, namun saya tetap optimis apapun hasilnya,” kata Nadia.

Setelah semua 10 penampil dewan juri memperoleh hasil juara 1, 2 dan 3.

Dijelaskannya dalam kesempatan ini Purworejo mampu memperoleh juara 3, sedangkan juara 2  Purbalingga dan juara 1 Banjarnegara.

Baca Juga:  Ganjar Pranowo Minta Objek Wisata Seribu Besek Dapat Berinovasi

Sedangkan Riyadi Ahmad sebagai ketua Koordinator Popda seni PPK Purworejo menyampaikan bahwa, ini membanggakan usaha dari kerja keras semua pihak, orang tua, guru dan tokoh masyarakat.

“Terlebih cabang pantomim ini yang mungkin belum begitu dikenal namun kita sudah bersyukur sudah mampu masuk dalam tingkat provinsi walaupun juara 3, tidak hanya pantomim kita juga menjuarai juara 3 pada bidang seni tari,” ungkapnya.

Riyadi Ahmad berharap, kabupaten Purworejo harus selalu punya trobosan salah satunya dibidang seni, karna filsafat seni itu sendiri sangat baik diajarkan kepada anak didik. Karna tanpa seni pendidikan pun tidak dapat berjalan dengan baik.(MAS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top