Modus

Pungli Pembuatan Akta Nikah, Mulyadi Divonis Bebas

Pengadilan Negeri Tanjung Karang, kembali menggelar sidang lanjutan perkara tindak pidana korupsi atas nama terdakwa Mulyadi/TN/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Pengadilan Negeri Tanjung Karang, kembali menggelar sidang lanjutan perkara tindak pidana korupsi atas nama terdakwa Mulyadi, yang berstatus seorang Kepala Pekon Air Kumbang, Kecamatan Naningan, Kabupaten Tanggamus, kemarin. Dengan agenda yang kali ini ialah pembacaan vonis dari majelis hakim.

Majelis hakim yang dipimpin oleh Hakim Ketua Siti Insirah, pada akhirnya memberikan putusan kepada terdakwa Mulyadi, dengan vonis bebas serta mengembalikan nama baik terdakwa dan membebankan biaya perkara seluruhnya kepada negara.

Diketahui pada sidang sebelumnya, mulyadi dituntut oleh jaksa dengan hukuman pidana penjara selama 8 bulan lamanya dan diwajibkan membayar denda sebesar Rp50 juta, dengan subsidair denda yaitu 5 bulan kurungan penjara.

Baca Juga:  Sibron Azis dan Kardinal Dituntut 3 Tahun Penjara

Terdakwa didakwa telah melanggar pasal yang mengatur tentang tindak pidana korupsi / dengan cara meminta imbalan atau melakukan pungli untuk pengantar pembuatan akta nikah sebesar Rp1,8 juta.

Namun dalam persidangan kali ini majelis hakim memiliki penilaian tersendiri, yang menganggap seluruh bukti dan kesaksian dari saksi yang dihadirkan tidak menguatkan dakwaan yang disangkakan oleh jaksa terhadap Mulyadi, sehingga hakim pun membebaskan Mulyadi dari tuntutan jaksa.

Sementara, menanggapi vonis yang dibacakan oleh hakim ini, jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Negeri Tanggamus akan segera mengajukan kasasi.(TN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top