Iklan
Daerah

Puluhan Pelajar Bolos Sekolah Terjaring Razia Satpol PP Kota Metro

Puluhan Pelajar Bolos Sekolah Terjaring Razia Satpol PP Kota Metro/Rolan

METRO –  Kota Metro yang bervisi misi pendidikan di Provinsi Lampung ini memberikan cerita baru. Kamis (24/1), Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) setempat menciduk puluhan pelajar yang diduga bolos sekolah.

Kasat Pol PP Kota Metro Imron, melalui Kabid Trantibum Jose Sarmento, mengatakan, razia terhadap pelajar tersebut merupakan kegiatan rutin Sat Pol PP dalam upaya membentuk visi Metro sebagai Kota Pendidikan.

“Kegiatan kita pada hari ini sesuai dengan perencanaan bahwa kemarin kita sudah melaksanakan operasi terhadap ASN yang ada di Kota Metro yaitu pada jam kerja. Kemudian hari ini kami lakukan lagi kegiatan terhadap pelajar yang berada di tempat-tempat permainan ataupun tempat bolos anak-anak sekolah pada jam pelajaran,” papar Kabid Trantibum Jose Sarmento.

Baca Juga:  Winarti Resmikan Kantor Layanan Terpadu Kemenag Pertama di Lampung

Razia yang terbagi menjadi tiga tim dan menyisir sejumlah tempat di Kota Metro tersebut sedikitnya menemukan puluhan pelajar diduga bolos.

“Sehingga kami temukan para pelajar ini di tempat-tempat seperti rental playstation dan warnet serta warung-warung nongkrong di Metro, sebanyak 40 sampai 50 anak,” ungkapnya.

Kini para pelajar yang terjaring razia tersebut didata dan dilakukan pembinaan untuk kemudian dikembalikan kepada orang tua-nya.

“Selain didata jadi kita tetap panggil orang tua dan gurunya serta kita juga akan berkoordinasi dengan dinas pendidikan,” jelas dia.

Jose menilai, temuan ini merupakan yang terbanyak sepanjang razia pelajar bolos. Dirinya mengharapkan peran serta orang tua dan guru untuk dapat mengawasi putra putrinya.

Baca Juga:  Relawan Ridho Bachtiar Cegah DBD di Lampung Selatan

“Ini sungguh ironis, dan kita butuh kerjasama dari masyarakat kemudian juga yang punya rental playstation dan warnet kalo melihat anak berseragam sekolah tolonglah jangan diberikan izin bermain, kecuali hari libur. Kemudian peran orang tua dan guru sangat dibutuhkan untuk sama-sama mengawasinya,” jelasnya.(RL)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top