Peristiwa

Puluhan Ayam Mati Mendadak di Bandar Lampung Diduga Terkena Virus Flu Burung

Puluhan ayam di Sukabumi, Bandar Lampung, mati diduga karena flu burung/Ilustrasi

BANDAR LAMPUNG – Warga Jalan Tirtayasa, Sukabumi, Bandar Lampung, digegerkan dengan kematian mendadak puluhan ekor ayam milik mereka, dengan ciri – ciri yang persis seperti akibat flu burung.

Peristiwa matinya ayam kampung milik warga, pertama kali dialami oleh ibu Sarinah yang merupakan istri dari ketua RT setempat pada tiga hari yang lalu. Saat itu ayam miliknya mati satu ekor. Karena tidak merasa curiga, ia pun membuang ayam yang mati ketempat sampah.,

“Besok-besoknya ayam lainnya juga turut mengalami kematian yang sama satu persatu. Bahkan dalam waktu dua hari jumlah ayam yang mati mencapai 4 ekor sekaligus,” ungkap Ibu Sarinah, Rabu (6/2).

Baca Juga:  Nanang Ermanto Diduga Terlibat Kasus Suap, Begini Kata PDIP Lampung

Ungas peliharaanya tersebut mati tanpa sebab di pagi hari, yang sebelumnya ayam miliknya terlihat sehat sepertia hari biasanya. Namun secara tiba-tiba ayam miliknya kejang-kejang dan tak berselang waktu lama hewan peliharaannya tersebut mati dengan kondisi kaku dan seluruh bagian kulit dimuka ayam berubah menjadi biru.

Rupanya, kejadian matinya unggas secara misterius dilingkungan tersebut / tidak hanya dialami oleh Sarinah. Namun sejumlah  warga yang melihara ayam, mengaku mengalami hal yang serupa.

Salah satunya dialami oleh Aidah Amran. Dirinya mengaku ayam peliharaannya juga ikut mati hingga dua ekor. Warga pun mencurigai kematian ayam secara misterius itu disebabkan virus flu burung.

Khawatir virus menyebar kepada  ayam lainya dan hewan ternak lainya, warga pun langsung mengubur ayam – ayam yang mati tersebut. Dan diketahui ayam mendadak mati ini sudah terjadi satu pekan terakhir, yang sudah membuat habis puluhan ayam para warga.(TN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top