Bandar Lampung

PT KAI Tanjung Karang Sosialisasi Keselamatan di Perlintasan Jalan Kamboja

Railfans Baradipta, tengah memberikan sosialisasi keselamatan kepada para pengguna jalan yang melintas di perlintasan kereta api, Jalan Kamboja, Tanjung Karang Pusat, Bandarlampung, Minggu (26/8)/Suluh

BANDAR LAMPUNG – PT KAI (Persero) Divre IV Tanjung Karang, bekerja sama dengan Railfans Baradipta, memberikan sosialisasi keselamatan kepada para pengguna jalan yang melintas di perlintasan kereta api, yang ada di Jalan Kamboja, Tanjung Karang Pusat, Bandar Lampung, Minggu (26/8).

Manager Humas Divre IV Tanjung Karang, Sapto Hartoyo, saat ditemui di lokasi kegiatan mengatakan, mengingat masih adanya kecelakaan yang menelan korban jiwa di perlintasan rel kereta api, maka PT KAI melakukan sosialisasi keselamatan berlalu lintas di perlintasan kereta api. Hal itulah yang mendasari gerakan sosialisasi keselamatan tersebut.

Baca Juga:  Hari Guru, Pemprov Lampung Ajak Guru Tingkatkan Kompetensi Sesuai Zaman

“Pada dasarnya sosialisasi yang dilakukan ini lebih pada himbauan pada masyarakat pengguna jalan raya yang akan melintasi pintu perlintasan agar lebih waspada dan berhati-hati,” ujarnya.

Menurut Sapto, salah satu penyebab kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa adalah lalainya masyarakat memperhatikan perlintasan rel kereta api.

Apalagi, jika akan menyeberang di perlintasan sebidang di pintu perlintasan tidak resmi. Artinya pintu perlintasan yang tidak ada kelengkapan pengaman seperti perlintasan resmi. Misalnya, tidak ada alarm, palang pintu otomatis, pengatur perlintasan, dan lain-lain.

Maka di sini perlu kewaspadaan dan kehati-hatian karena menyangkut perjalanan kereta api dan perlintasan kendaraan.

Langkah tersebut mengingat bahwa tanggung jawab penanganan keselamatan di perlintasan sebidang bukanlah dominan bagi institusi yang menangani perkeretaapian saja, tetapi juga semua pihak lain yang sudah diatur dalam perundang-undangan.

Baca Juga:  Korem 043 Gatam Sambut Kunker Mendagri Tjahjo Kumolo

Berkaitan dengan hal ini perlunya semua aparat yang terkait memahami Undang-undang Perkeretapian berikut PP tentang Penyelenggaraan Perkeretaapian dan PP tentang Perlintasan Sebidang maupun UU LLAJ.

Itu semua menjadi dasar untuk bersinergi mulai dari kegiatan sosialisasi, pengamanan (pencegahan) maupun penanganan kecelakaan di perlintasan kereta api.

Relawan yang turun melakukan sosialisasi lebih dari 20 orang, mereka melakukan imbauan dan sosialisasi selama 2 jam mulai dari pukul 10.00 sampai 12.00 WIB.

“Perlintasan kereta api lain juga menjadi perhatian kami. Setelah di perlintasan Jalan Kamboja ini, nanti kami bergerak di wilayah Divre IV lainnya. Mudah-mudahan masyarakat bisa timbul kesadarannya untuk lebih berhati-hati,” ujarnya.

Perlu diketahui, sosialisasi digelar dengan aksi membentangkan spanduk berisi tulisan ajakan dan imbauan mematuhi aturan berlalu lintas saat melintasi rel kereta api yang sebidang dengan badan jalan serta mengatur arus lalu lintas kendaraan, pembagian brosur, dan juga pembagian PIN keselamatan.(HI)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top