Daerah

PT Bintang Tama Santoso Serahkan Bantuan Sembako ke Warga Terdampak Bencana di Desa Tegalsari

PT Bintang Tama Santoso Serahkan Bantuan Sembako ke Warga Terdampak Bencana di Desa Tegalsari/Istimewa

Suluh.co – Bantuan simbolis 250 paket sembako dari PT Bintang Tama Santosa kepada warga terdampak bencana tanah bergerak di Desa Tegalsari, Kecamatan Bruno, kemarin.

Bantuan terus bengalir, salah satunya dari PT Bintang Tama Santosa dengan memberikan 250 paket sembako senilai Rp 20 juta kepada korban.

“Bantuan ini kami berikan sebagai bentuk komitmen kami dengan gerakan sosial kemanusian, khususnya terhadap warga terdampak bencana. Kami ikut prihatin dan empati,” kata General Manager (GM) PT Bintang Tama Santosa, Budiarto Agung Wibowo saat menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Camat Bruno, Netra Asmara Sakti di lokasi bencana, kemarin (17/1).

Baca Juga:  Gedung DPRD Tubaba Amburadul

Dijelaskan, PT Bintang Tama Santosa merupakan perusahaan yang bergerak dibidang ternak unggas yang berpusat di DIJ. Dalam kurun waktu 3 tahun terakhir, telah melebarkan sayap ke daerah Jawa Tengah, termasuk Desa Tegalsari, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo.

“Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban masyarakat Desa Tegalsari, Kecamatan Bruno yang terdampak langsung bencana tanah bergerak. Kami merasa memiliki kewajiban turut membantu warga Tegalsari yang tengah mendapat musibah,” jelasnya.

Camat Bruno, Netra Asmara Sakti mengapresiasi kepedulian PT Bintang Tama Santosa yang telah ikut turun membantu meringankan beban masyarakat Tegalsari yang tengah mendapat bencana. Diharapkan, hubungan baik antara warga Tegalsari dan keluarga besar PT Bintang Tama Santosa bisa terus terjalin dengan baik.

Baca Juga:  Perempuan Pembuat Bata Tirtakencana Diupah Rp 40/Bata

“Bantuan ini tentu sangat berarti dan bermanfaat bagi warga terdampak, kami atas nama pemerintah dan warga Tegalsari sangat berterimakasih,” ucapnya.

Menurutnya, pemerintah saat ini juga tengah fokus menangani bencana tanah bergerak di Tegalsari, pemerintah tengah berupaya merelokasi warga yang tipis kemungkinan untuk bertahan di lokasi bencana tanah bergerak. Sejauh ini sudah ada 13 kepala keluarga (KK) yang harus mengungsi akibat rumah mereka rusak akibat bencana tanah bergerak sejak Kamis (14/1) lalu.

“Kondisi tanah cukup labil, kami bersama pemerintah desa, TNI/Polri dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo masih terus siaga,” ujarnya.

 

Reporter : Mahestya Andi

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top