Daerah

Program Bantuan Laptop dari Winarti Bukan Untuk Pemakaian Pribadi  

Workshop Pendidikan dan UU Pers di Kabupaten Tulangbawang/MUR

MENGGALA – Bupati Tulangbawang, Winarti, menegaskan, bahwa program bantuan seribu laptop yang sudah diberikan secara Cuma-cuma adalah salah satu program bantuan khusus yang diperuntukan untuk kepentingan peningkatan kecerdasan para siswa siswi tingkat SD dan SMP se-Tuba, bukan untuk para tenaga pengajar (guru).

Winarti mengaku, jika dalam sisa masa jabatannya menjadi pimpinan di Say Bumi Nenggah Nyappur, Ia akan fokus untuk meningkatkan mutu pendidikan dan telah masuk dalam program skala prioritas.

Menurut Winarti, pendidikan merupakan sesuatu hal yang sangat penting untuk diperhatikan, karena dengan meningkatkan mutu pendidikan menjadi lebih baik, akan berdampak terhadap kecerdasan para anak-anak didik.

Baca Juga:  Pembahasan RAPBD, Ketua Komisi II DPRD Lamsel Usir Jurnalis  

“Program dunia pendidikan di Tuba juga menjadi program utama saya, karena program ini merupakan program positif yang sangat besar sekali manfaatnya. Mengingat generasi penerus bangsa kita kedepan ada pada dunia pendidikan,” kata Winarti, dihadapan 500 guru se-Tuba, usai membuka kegiatan Workshop Pendidikan dan UU Pers, Kamis (21/11).

Mengingat betapa pentingnya program dunia pendidikan di Tuba, maka dirinya memberikan sebuah fasilitas berupa pemberian bantuan laptop untuk seribu guru se-Tuba.

“Tujuannya untuk menunjang kegiatan belajar dan mengajar siswa siswi tingkat SD dan SMP, mengingat semua aktivitas anak anak sekolah saat ini sudah berbasis internet atau elektronik. Maka sudah sewajarnya para guru mengikuti perkembangan dan kemajuan,” tegas Winarti.

Baca Juga:  Deni Ribowo Gandeng Kaum Milenial Cegah Penyebaran Covid-19

Namun, bantuan laptop tersebut diperuntukkan atau dipergunakan untuk para guru, bukan berarti barang tersebut menjadi milik pribadi.

Pasalnya, laptop tersebut diperuntukan untuk siswa siswi tingkat SD dan SMP guna menunjang aktivitas belajar agar lebih aktif, sesuai dengan peningkatan dunia pendidikan saat ini.

“Jadi biar jelas kegunaan dan peruntukan, silahkan laptop yang saya berikan dipakai oleh dewan guru. Namun ingat, itu milik siswa dan siswi jadi gunakan untuk belajar. Karena kalau gurunya mempunyai kemampuan tinggi, maka saya yakin siswa siswi akan pandai dan pintar bahkan berkualitas baik nantinya,” ingatnya.(MUR)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top