Iklan
Nasional

Presiden Jokowi Dianugerasi Gelar Bapak Pariwisata Nasional

Penghargaan sebagai Bapak Pariwisata Nasional, yang diterima oleh Presiden Jokowi/Istimewa

JAKARTA – Setelah HPN – Hari Pers Nasional 2019 Surabaya menganugerahi Presiden Joko Widodo dengan medali penghargaan Kemerdekaan Pers, giliran PHRI – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia memberi awards di Gala Dinner ulang tahunnya ke-50. Yakni penghargaan sebagai Bapak Pariwisata Nasional di Ballroom Puri Agung Hotel Grand Sahid Jakarta, tadi malam.

Sebuah penghargaan tertinggi yang disematkan PHRI di hari ulang tahun emas, yang juga istimewa, ke-50. Hal itu sudah diputuskan melalui Rapat Pimpinan Nasional tanggal 9 Februari 2019 lalu. Menurut Ketua PHRI Hariyadi Sukamdani, ada 4 alasan kuat mengapa anugerah itu diberikan kepada Presiden Jokowi.

Pertama, Presiden Jokowi adalah Presiden yang pertama kali di Indonesia yang menetapkan sektor Pariwisata sebagai sektor unggulan selama 4 tahun berturut-turut. Kedua, Presiden Jokowi menetapkan 169 Negara Bebas Visa Kunjungan (BVK) yang berdampak signifikan terhadap kemudahan travelers berwisata ke Indonesia.

Ketiga, pertumbuhan wisman yang naik di atas rata-rata, sedikitnya 22% selama kepemimpinan Presiden Jokowi. Jauh di atas rata-rata pertumbuhan regional ASEAN dan dunia yang berada di kisaran 6-7% saja. Keempat, pembangunan infrastruktur yang masif untuk memperlancar akses Pariwisata dilakukan selama kepemimpinan Presiden Jokowi.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Bagikan Sertifikat Tanah, Gubernur ; Pergunakan Dengan Bijak

“Hal ini sudah kami putuskan melalui forum Rapat Pimpinan Nasional Pengurus PHRI yang dilangsungkan tanggal 9 Februari 2019 di Ballroom Candi Singosari Grand Sahid Jaya Hotel,” jelas Hariyadi Sukamdani, Ketua PHRI.

Selama dipimpin Presiden Jokowi dan diserahkan pengelolaan teknisnya kepada Menteri Pariwisata Arief Yahya, pariwisata Indonesia memang mengalami masa-masa cemerlang. Kuncinya, ada dua, pertama dilakukan deregulasi besar-besaran dan kedua dengan Go Digital. Kebetulan, Menpar Arief Yahya juga mendapat penghargaan di HPN 2019 sebagai salah satu menteri yang sangat digital.

Selain itu, lanjut Hariyadi Sukamdani, PHRI juga memberikan penghargaan kepada hotel dan restoran yang terbaik kategori dan bidangnya.

Best Resort Hotel: The Haven Suites, Bali Berawa

The Best City Hotel: Grand Hyatt, Jakarta

The Best Affordable Hotel: Rooms Inc, Semarang

The Best 1 Star Hotel: Ashyana Candidasa Beach Resort, Bali

Baca Juga:  Pemekaran Daerah Otonomi Baru Tidak Bisa Ditahan-tahan

The Best 2 Star Hotel: Ibis Budget Makassar Hotel

The Best 3 Star Hotel: Patra Comfort Hotel, Bandung

The Best 4 Star Hotel: JS Luwansa Hotel, Jakarta

The Best 5 Star Hotel: Mandarin Oriental, Jakarta

The Best Nusantara Cuisine Restoran: Sindang Reret, Jawa Barat

The Best Oriental Cuisine Restoran: Rumah Makan Mandala, Jakarta

The Best Continental Cuisine Restoran: Arena Pub & Restaurant, Bali

Special Recognition

Leading Wellness Resort: MesaStilla Magelang Jawa Tengah

Leading Muslim Friendly Hotel:

Rhadana, Kuta Bali

Outstanding Bahari Restaurant:

Rumah Makan Seadood Apong.

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo hadir di acara Gala Dinner itu bersama beberapa Menteri Kabinet Kerja. Di antaranya Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Tenaga Kerja, Hanif Dhakiri, Menteri Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, dan juga turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Provinsi Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana.

Dalam Sambutannya, Presiden Joko Widodo memang berkali-kali menyebut nama Menpar Arief Yahya karena membawa Wonderdul Indonesia semakin penuh pesona. “Saya mengucapkan Selamat Ulang Tahun PHRI ke-50,” kata Presiden Jokowi.

Baca Juga:  LBH Bandar Lampung Kecam Bom Di Gereja

Presiden Jokowi mengapresiasi kinerja Menteri Pariwisata yang sukses mendorong pertumbuhan Pariwisata tinggi dengan persentase 22%, lebih tinggi daripada rata-rata global. Presiden Jokowi juga menyebutkan Nilai Devisa Pariwisata Indonesia sudah senilai USD 17 Miliar, sudah mengalahkan nilai Devisa CPO. “Pariwisata itu sudah paling tinggi nilai devisanya,” katanya.

Presiden juga menyampaikan soal 10 Bali Baru, dan 4 Destinasi Super Prioritas dari 10 yang ada. Di antaranya Danau Toba, Borobudur, Mandalika, dan Labuan Bajo. Presiden Jokowi juga mengapresiasi peningkatan Indeks Daya Saing Pariwisata oleh TTCI di mana Indonesia naik dari peringkat 70 di tahun 2013 menjadi ranking 42 di tahun 2017.(LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top