Modus

Predator Anak di P2TP2A Lamtim Dihukum 20 Tahun dan Kebiri

Petugas P2TP2A Kabupaten Lampung Timur, yang menjadi terdakwa dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur/Istimewa

Suluh.co – Perkara tindak asusila yang dilakukan oleh petugas P2TP2A Kabupaten Lampung Timur, pada Selasa (9/2), memasuki agenda persidangan pembacaan putusan dari majelis hakim Pengadilan Negeri Sukadana.

Dengan hukuman yang dijatuhkan terhadap terdakwa Dian Anshori yaitu penjara selama 20 tahun dan dikenakan pidana denda sebesar Rp800 juta, dengan subsidair denda yakni penjara selama tiga bulan.

Sang predator anak ini pun turut dikenakan hukuman kebiri selama satu tahun oleh majelis hakim, serta diwajibkan membayar uang kerugian kepada korban anak sebesar Rp7 juta.

Selain terdakwa, diketahui di dalam fakta persidangan, terdapat nama-nama pelaku lain yang disebut turut melakukan tindak asusila terhadap anak 14 tahun yang diasuh oleh Dian Ashori tersebut.

Baca Juga:  Buruh Bangunan Gagal Berkencan Usai Kedapatan Bawa Ganja

Sehingga Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandar Lampung, selaku pendamping dari korban, meminta kepada pihak berwajib untuk segera mengusut pelaku lain.

“Kami mendesak aparat agar dapat secepatnya dijebloskan ke dalam sel tahanan juga,” tegas Chandra Muliawan, Direktur LBH Bandar Lampung.

Sementara diketahui dalam perkara ini, terdakwa Dian Anshori dijerat menggunakan pasal 81 ayat 1 Perpu Nomor 1 Tahun 2016, tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002, tentang perlindungan anak menjadi Undang – Undang junto UU Nomor 17 Tahun 2016, tentang penetapan Perpu Nomor 1.

Junto pasal 76 huruf d Undang – Undang Nomor 35 Tahun 2014, tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi undang – undang.

Baca Juga:  Polres Lamtim Beri Penghargaan Kepada Masyarakat Peduli Kamtibmas

 

Reporter : Tinus Ristanto

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top