Iklan
Modus

Polsuska Tanjung Karang-Kota Bumi Diduga Lecehkan Wanita

Kereta Api/Ilustrasi

BANDAR LAMPUNG – RY wanita 29 tahun, penumpang Kereta Api KRD Way Umpu tujuan Tanjungkarang-Kota Bumi, di ancam dan dilecehkan oleh Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska)

Hal ini bermula dari larangan Polsuska kepada penumpang untuk duduk di gerbong ke-2, dengan alasan sudah di booking (pesan) dari stasiun Rejosari. Meskipun ternyata tidak ada penumpang rombongan anak-anak TK yang naik dari stasiun Rejosari di gerbong tersebut.

RY yang menaiki kereta dari stasiun Labuhan Ratu menuju Kota Bumi, sungguh terkejut ketika dilarang duduk dan diusir oleh Polsuska dengan alasan gerbong tersebut sudah di booking dengan cara yang kasar dan arogan.

“Yang lebih menyakitkan adalah, petugas polsuska itu mengucapkan kata-kata yang melecehkan dan mengancam. Mereka bilang tak mau berantem sama wanita, tapi kalo bersikeras mereka gak segan pake kekerasan. Dan mengancam menurunkan saya ,” kata RY, Rabu (12/12).

Baca Juga:  Polisi Harus Tegas Soal Malpraktik

Dirinya paham betul, bahwa sebagai penumpang yang cukup sering menggunakan jasa kereta api, sangat mengetahui bahwa bisa saja penumpang memberikan kursi kepada penumpang prioritas seperti ibu hamil, disabilitas, orang tua, atau orang tua yang membawa anak.

Akibat dari perbuatan Polsuska tersebut, dirinya merasa direndahkan harga dirinya sebagai wanita dihadapan penumpang lainnya.

Diketahui, saat ini RY memutuskan akan melakukan pengaduan kepada pimpinan PT. KAI, bahkan akan membuat pengaduan tertulis kepada Menteri Perhubungan agar hal ini tidak lagi terulang oleh penumpang kereta lainnya.(LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top