Modus

Polsek Rawa Pitu Identifikasi Balita yang Tenggelam di Aliran Irigasi

Polsek Rawa Pitu Identifikasi Balita yang Tenggelam di Aliran Irigasi, perbatasan Kampung Gedung Jaya/LS

TULANGBAWANG – Polsek Rawa Pitu melakukan identifikasi dan olah TKP (tempat kejadian perkara) balita (bayi bawah lima tahun) tenggelam di aliran air saluran irigasi sekunder, yang berada di perbatasan Kampung Gedung Jaya.

Kapolsek Rawa Pitu Ipda Samsi Rizal AB, SE, MH mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Syaiful Wahyudi, SIK, MH mengatakan, kejadian tenggelamnya balita tersebut terjadi hari Kamis (14/2), sekira pukul 13.00 WIB, di aliran air saluran irigasi sekunder.

“Adapun identitas balita yang tenggelam yaitu M Rafiq Zayyan (4), warga Kampung Gedung Jaya, Kecamatan Rawa Pitu, Kabupaten Tulang Bawang,” ujar Ipda Samsi. Jumat (15/2).

Baca Juga:  Bupati Tulangbawang Tunda Pengadaan Laptop Untuk Guru

Kejadian bermula ketika korban bersama teman-temannya Citra (4) dan Safina (6) sedang mencari ikan kecil, tiba-tiba korban terpeleset dan tercebur ke dalam saluran irigasi sekunder.

Karena korban tidak bisa berenang mengakibatkan korban langsung tenggelam. Melihat kejadian tersebut, teman-teman korban langsung berlari meminta tolong kepada warga dan dengan seketika warga langsung datang ke TKP.

“Saksi Saprudin (32), berprofesi tani, warga Kampung Gedung Jaya dan saksi Eko Sulistiyono (27), berprofesi tani, warga Kampung Rawa Ragil yang mengetahui kejadian tersebut, langsung menyelam untuk mencari korban. Akhirnya korban berhasil ditemukan oleh saksi Eko Sulistiyono di dalam air yang berjarak sekira 2 Meter dari TKP, selanjutnya korban diangkat ke tanggul dan coba dilakukan pertolongan, tetapi korban tidak ada reaksi,” urai Ipda Samsi.

Baca Juga:  Bupati Winarti Gelar Rakor Tertutup, Handphone Dilarang Masuk

Korban selanjutnya dibawa pulang ke rumahnya dan dilakukan pemeriksaan oleh Bidan Leni. Hasil pemeriksaan dari kondisi fisik korban, korban sudah tidak terselematkan dan dinyatakan sudah MD (meninggal dunia).

“Orang tua korban menolak untuk dilakukan autopsi terhadap anaknya dan telah menerima kejadian ini sebagai musibah, korban pun telah dimakamkan pada hari itu juga,” tutup Kapolsek.(LS/GS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top