Iklan
Modus

Polresta Bandar Lampung Mulai Usut Dugaan Korupsi Dinas PUPR Lampung

Polsek Panjang berhasil mengamankan komponen alat penghancur aspal di Gudang Jalan Soekarna Hatta (bypass)/Istimewa

BANDAR LAMPUNG – Dugaan penyelewangan dana penyewaan alat berat penghancur aspal oleh Dinas PUPR Provinsi Lampung, dalam proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) sebesar Rp1,9 miliar mulai diusut oleh Polisi Resort Kota Bandar Lampung.

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Harto Agung Cahyono, menyatakan akan berkordinasi dengan jajaran Polsek Panjang, terkait penemuan komponen-komponen alat berat penghancur aspal yang telah dipreteli.

Kuat dugaan ada upaya menghilangkan barang bukti yang menjadi indikasi korupsi di Dinas PUPR Lampung.

Dalam temuan tersebut, dua orang digelandang ke Polsek Panjang, untuk dimintai keterangan. Mereka tak ditahan karena bersedia bekerjasama dan akan hadir bila sewaktu-waktu dipanggil untuk memberikan keterangan tambahan.

Baca Juga:  Musrenbang Kabupaten Lamtim, Pjs. Gubernur Dorong Turunkan Kemiskinan

“Kami akan segera menggelar perkara temuan tersebut setelah berkordinasi dengan jajaran Polsek Panjang,” ungkap Kompol Harto.

Selain akn memanggil petugas dari Dinas PUPR Lampung, pihaknya juga akan memanggil dua orang yang mengetahui asal usul komponen mesin tersebut yang sebelumnya dilepaskan.

Seperti diketahui sebelumnya, Tim Patroli Polsek Panjang, menemukan gudang kosong yang dipenuhi pretelan komponen mesin alat penghancur aspal milik Dinas PUPR Lampung.

Barang bukti tersebut kini diamankan di Mapolsek Panjang bersama satu unit mobil pick up bernomor polisi BE 9646 EO.(TS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top