Modus

Polresta Bandar Lampung Ciduk Tiga Pembobol Sekolah Asal Sumatera Selatan

Tim Buru Sergap Tekab 308 Satreskrim Polresta Bandar Lampung, berhasil meringkus komplotan spesialis pembobol sekolah dan rumah asal Sumatera Selatan/TS/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Kerap mendapatkan laporan pembobolan sekolah dan rumah yang terjadi dibelasan TKP Kota Bandar Lampung. Akhirinya, Tim Buru Sergap Tekab 308 Satreskrim Polresta Bandar Lampung, berhasil meringkus komplotan spesialis pembobol sekolah dan rumah asal Sumatera Selatan.

Ketiganya yakni, Muhammad Riki Febrian (25), Nova Susanto (29), dan Dedi (29). Bersama ketiga pelaku polisi turut menangkap seorang penadah yang biasa menerima barang lemparan dari tiga tersangka yakni Asep Arwansi (24).

Dari penyeledikan sementara terhadap para tersangka, diketahui dalam kurun waktu satu tahun sudah ada puluhan TKP yang menjadi sasaran para pelaku. Diantaranya, SMPN 23, SMK Utama, SMPN 3 Xaverius Teluk Betung dan Panjang, serta beberapa rumah dan bengkel yang berada di Bandar Lampung.

Baca Juga:  KPU Tanggamus di Kepung Massa

Dihadapan petugas, Riki yang merupakan otak dari kompolotan mengatakan, dalam menjalani aksinya biasa menggunakan angkot sebagai alat transportasi dengan sasaran tidak ditentukan. Setelah ada target sasaran barulah ketiganya berbagi peran.

Riki biasanya berperan sebagai eksekutor sementara Nova dan Dedi, bertugas menerima barang dan mengawasi.

Riki mengaku, hasil penjualan barang barang jarahan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari serta berfoya-foya di cafe remang-remang yang berada di Panjang.

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Harto Agung Cahyono, dalam pers rilis di Mapolresta menjelaskan, modus ketiganya dengan cara mendongkel pintu atau jendela menggunakan pisau dan gunting.

“Dalam beroperasi para pelaku biasanya hanya mengambil barang-barang yang cepat untuk dijual kembali seperti handphone, laptop, ataupun kamera,” tegas Kompol Harto, Jumat (9/11).

Baca Juga:  Polsek Kota Agung Amankan Pelaku Pencuri Sarang Burung Walet

Dari tangan para pelaku, turut diamankan barang bukti berupa dua unit laptop, satu unit kamera DSLR, serta pisau dan gunting.

Petugas menjerat ketiganya dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara.(TS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top