Modus

Polres Pesawaran dan Gapoktan Kompak Berantas Pembalakan Liar

Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardiyanto Sunggoro/Istimewa

GEDONGTATAAN – Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardiyanto Sunggoro, siap gandeng Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang ada di Kabupaten Pesawaran untuk memberantas pembalakan liar di kawasan register yang ada di wilayah hukum polres setempat.

Dirinya mengatakan, sampai saat ini masih mencari langkah yang tepat untuk penanganan pembalakan liar di kawasan register yang ada di wilayah hukum Polres Pesawaran.

“Saya akan berkoordinasi dengan para Gapoktan disekitar kawasan register untuk mendapatkan informasi dan mencari cara untuk memberantas aksi pembalakan liar ini,” paparnya, Senin (18/2).

Sampai sejauh ini, lanjutnya, pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap aksi pembalakan liar tersebut.

“Saya sudah pernah naik keatas (kawasan register) untuk melihat langsung disana, bahkan, beberapa waktu lalu, anggota saya pernah akan melakukan penangkapan tapi memang yang ada hanya barang bukti kayunya saja, sedangkan kita butuh para pelakunya untuk mengetahui siapa sebenarnya dibelakang para pelaku pembalakan liar ini,” ujarnya.

Baca Juga:  Polres Pesawaran Tindak 2.338 Pelanggar di OZK 2018

Ia pun menerangkan bahwa, dalam penanganan kasus pembalakan liar ini butuh koordinasi yang baik antara semua pihak.

“Kita juga minta stake holder terkait seperti dinas kehutanan Provinsi dan Pemerintah Daerah setempat untuk bisa saling bersinergi dalam penanganan kasus pembalakan liar ini,” jelasnya.

Dirinya juga mengaku, akan serius menangani kasus pembalakan liar di Kabupaten Pesawaran.

“Untuk kasus pembalakan liar ini saya akan serius dan tanpa tedeng aling-aling, siapapun akan kita tangkap,” ungkapnya.

Sedangkan, menurut Ketua Gapoktan molokh lestari Nasrin mengaku perihatin dengan masih maraknya penebangan liar (ilegal logging) di kawasan Register Wan Abdurrahman.

Menurutnya hingga saat ini walaupun sudah banyak dilakukan penangkapan terhadap para pekerja oleh aparat kepolisian namun aktor intelektualnya belum tersentuh hukum.

Baca Juga:  KPK Periksa 4 Orang Dalami Kasus Korupsi Mantan Bupati Lampung Tengah

Bahkan dirinya menduga tidak ada keseriusan dari aparat penegak hukum untuk memberantas pencurian kayu yang dilindungi tersebut.

“Salah satu penyebab banjir, ya adanya pembalakan liar jadi saya harap aparat penegak hukum agar tegas memberantas ilegal logging ini karena saya menganggap aparat penegak hukum tidak serius, karena hingga saat ini aktor intelektual nya belum terungkap,” paparnya.

“Sekarang ini sudah seminggu marak lagi penebangan liar di Sukaharum, umbul solo, Limbungan dan margodadi, untuk di margodadi tidak pernah ada surutnya,” timpalnya.

Dirinya berharap Dinas Kehutanan Provinsi Lampung agar tidak berpangku tangan dengan maraknya ilegal logging yang menjadi salah satu penyebab bencana di Kabupaten Pesawaran.

Baca Juga:  Sepakat Dibayar, Pemuda 18 Tahun ini Bantah Paksa Korban

“Kehutanan jangan berpangku tangan masak iya tiap hari ada penebangan kehutanan tidak ada satupun yang tertangkap oleh kehutanan jadi terkesan tutup mata dan ada pembiaran,” tegasnya.(MH/PS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top