Daerah

Polres Lampung Barat Gelar Sispamkota Jelang Pemilu 2019

Jajaran Polres Lampung Barat (Lambar) menggelar Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota)/FB

LAMPUNG BARAT – Guna mengantisipasi kejadian anarkis jelang Pileg dan Pilpres pada April mendatang, anggota Jajaran Polres Lampung Barat (Lambar) menggelar Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota), di lapangan pemda setempat, Rabu (13/3).

Turut dihadiri, Kasdim 0422 Lambar Mayor Inf. Agus Susanto, S.E., Kejaksaan Negeri Liwa Kasi Pidum Wisnu, SH., Ketua KPU Lambar Imtizal, S.Sos., Komisioner KPU Lambar Karwan, SH., Kasat Pol PP Pesisir Barat, tokoh masyarakat Kabupaten Lambar, Para pamen dan perwira Polres Lambar, Perwakilan dari Partai Politik serta Polsek jajaran Polres Lambar.

Kegiatan ini berupa simulasi, mulai dari tahapan kampanye, masa tenang, pemungutan suara, pengawalan kotak suara, pengawalan aksi demonstrasi dan normalisasi pelaksanaan tahapan pemilu. Simulasi ini juga sebagai latihan kesigapan anggota, agar siap siaga dan tahu apa yang harus diperbuat saat ada situasi yang genting.

Baca Juga:  Ribuan Warga Lambar Meriahkan Jalan Sehat Milenial PLB

Ratusan personel kepolisian turun dalam adegan Sispamkota kali ini, mulai dari pendistribusian kotak suara hingga ke TPS, diasumsi saat berlangsung pencoblosan di TPS, terdapat warga yang protes karena tidak masuk dalam DPT dan memaksa untuk memilih. Selesai pemungutan suara, kotak suara dibawa kekantor PPK, namun dalam perjalanan terjadi penghadangan dan ada yang berusaha merampas kotak suara oleh orang yang tidak dikenal.

Kemudian Tim Resmob langsung menuju TKP dan melakukan pengejaran serta menangkap pelakunya dengan menggunakan teknik beladiri Polri dan akhirnya pelaku dapat dilumpuhkan dan dibawa ke Polsek untuk pemeriksaan.

Adegan selanjutnya, unit tangkal menyerahkan kotak suara yang masih tersegel kepada petugas TPS lalu melakukan pengawalan kotak suara hingga ke PPK. Dan setelah dilaksanakan sidang pleno, kotak suara kembali dikawal menuju kantor KPU untuk dilakukan penghitungan.

Baca Juga:  Bupati Parosil : Penegakkan Hukum Masih Dipengaruhi Dinamika Politik

Pada saat penghitungan suara, Kasat Intel mendapat informasi akan terjadi gejolak massa menuju ke kantor KPU Kabupaten. Kurang lebih 500 orang berkumpul di lapangan kecamatan sukau, sedangkan massa lain yang tidak masuk DPT diperkirakan berjumlah 1000 orang dengan titik kumpul di lapangan balik bukit.

Selanjutnya, pasukan dalmas awal mengamankan situasi di kantor KPU dengan tim negosiator berada di depannya. Massa mulai berdatangan dan meneriakan orasinya, kemudian Tim negosiator melakukan negosiasi dengan massa namun massa terus bertambah.

Kabag Ops lalu berkoordinasi dengan kasat Sabhara guna menambah penebalan pasukan dengan dalmas inti. Massa mulai melempar petugas dan himbauan danton dalmas pun tidak di dengarkan. Massa membakar ban, situasi semakin tidak terkendali dan anarkis.

Akhirnya petugas menggerakan kendaraan watercanon penyemprot air ke arah massa dan massa mulai kocar kacir meninggalkan kantor KPU setelah petugas menembakan gas air mata.

Baca Juga:  Virus Demam Berdarah Mulai Serang Warga Desa Negara Nabung

Kapolres Lampung Barat AKBP Doni Wahyudi,S.IK. saat mengambil apel Konsolidasi mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan Sispamkota yang sudah dilaksanakan dengan lancar, aman dan terkendali.

“Simulasi itu sudah sesuai SOP yang ada, semoga apa yang di simulasikan ini tidak terjadi di wilayah kita dan pemilu April mendatang dapat berjalan dengan aman, damai dan sejuk,” kata Kapolres Lampung Barat AKBP Doni Wahyudi.(FB)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top