Modus

Politisi Hanura Lampung Dituntut Satu Tahun Penjara Gegara Pesan WhatsApp

Politisi Partai Hanura Lampung, Nazarudin/Suluh/TIN

BANDAR LAMPUNG – Lantaran cuitannya di grup whatsapp partai yang diduga mencemarkan nama baik Benny Uzer, rekan satu partainya, terdakwa Nazaruddin harus didudukan di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Tanjung Karang untuk menjalani sidang tuntutannya terkait perkara pelanggaran Undang-undang informasi dan transaksi elektronik yang ia lakukan, Senin (10/2).

Dalam sidang yang digelar kali ini, Jaksa pun menuntutnya untuk menjalani hukuman pidana badan selama 1 tahun dan diwajibkan untuk membayar denda sebesar Rp50 juta dengan subsidair denda yaitu kurungan penjara selama 2 bulan.

Nazaruddin dijerat dengan pasal 45 ayat 3 junto pasal 27 ayat 3 Undang-undang RI nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-undang RI nomor 11 tahun 2008 yang mengatur tentang informasi dan transaksi elektronik.

Baca Juga:  Hati-hati, Golput di Pemilu 2019 Bisa Terkena Sanksi Penjara 3 Tahun

Politisi Partai Hanura ini dipidanakan setelah tulisannya dipersoalkan dan dianggap sebuah pencemaran nama baik yang ditulisnya di grup whatsapp partai dan ke personal lainnya yang menyebut nama Benny Uzer dengan sebutan setan dan iblis.

Diketahui kekisruhan internal partai ini berawal dari pelaporan Nazaruddin yang melaporkan Benny Uzer dan 2 orang lainnya ke Mapolda Lampung atas dugaan penyalahgunaan dana bantuan parpol dari anggaran Kesbangpol sebesar Rp200 juta.

Serta dilaporkannya pula dugaan penyelewengan dana yang diberikan dewan Pimpinan Pusat Partai Hanura sebesar Rp400 juta yang diperuntukkan sebagai biaya operasional saksi partai pada pilpres dan pileg 2019 yang diduga dilakukan oleh Benny Uzer selaku Ketua DPD Partai Hanura Lampung.

Baca Juga:  Tenaga Ahli DPR RI Fraksi PKB Didakwa Peras Petani Lamtim

Persoalan tersebut menjadi pemicu cuitan terdakwa Nazaruddin  di grup whatsapp partai hingga cuitanny tersebut menjadi salah satu barang bukti yang dibawa oleh pihak Benny Uzer untuk melaporkan balik Nazaruddin atas dugaan pencemaran nama baik.

Lantaran ulahnya tersebut, sesuai dengan pasal yang dikenakan terdakwa Nazaruddin terancam hukuman pidana penjara paling lama selama 4 tahun dan dengan denda paling maksimal sebesar Rp750 juta.

Sementara sidang lanjutan akan kembali digelar pada pekan depan dengan agenda sidang yaitu pembacaan nota pembelaan dari terdakwa.(TIN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top