Politik

Politik Uang Membayangi Pilkada Serentak di Lampung

Politik uang/Ilustrasi

BANDAR LAMPUNG – Berdasarkan indeks kerawanan pemilu di tahun 2019, delapan kabupaten kota se-Lampung yang akan menggelar pilkada serentak 2020, masuk kategori sedang.

Dua dari enam wilayah yang menggelar pilkada, Kota Bandar Lampung dan Kabupaten Lampung Timur, memiliki persentase tertinggi.

Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah, menjelaskan, data pemilu 2019 menyebutkan indeks kerawanan pemilu Bandar Lampung sebesar 51,19 persen  sementara Lampung Timur 52,38 persen.

Sementara 6 wilayah lainnya, Lampung Tengah, Pesisir Barat, Metro, Way Kanan, Pesawaran dan Lampung Selatan, berada di kisaran 39,46 persen.

“Bawaslu berencana melaunching indeks kerawanan pemilu pilkada 2020 pada Maret mendatang,” kata Khoir, sapaan akrabnya, kemarin.

Baca Juga:  Rekom Raden Adipati Surya Dicabut, Way Kanan Rentan Konflik?

Berdasarkan hasil evaluasi pemilu dan pilkada lalu, ia mengaku, politik uang masih menjadi fokus perhatian pengawas.

Selain politik uang, pada pilkada serentak September mendatang, sejumlah pelanggaran masih berpotensi terjadi seperti netralitas ASN, daftar pemilih tetap, mahar politik dan pemanfaatan program pemerintah oleh calon petahana.(JOS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top